Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa membantah keras pernyataan Kylian Mbappe yang mengaku disebut sebagai penyerang keempat di skuad Los Blancos.

Klaim Mbappe muncul setelah ia dicadangkan dalam laga melawan Real Oviedo yang berakhir dengan kemenangan 2-0 bagi Real Madrid.

>>> PFF Bantah Timnas Pakistan Ikut FIFA ASEAN Cup 2026

Mbappe menyatakan bahwa Arbeloa menempatkannya di belakang Vinicius Junior, Gonzalo Garcia, dan Franco Mastantuono dalam urutan lini depan tim.

Arbeloa Beri Klarifikasi

Arbeloa memberikan klarifikasi dan menegaskan tidak pernah melontarkan pernyataan seperti yang dituduhkan oleh sang penyerang.

"Saya ingin punya empat penyerang. Saya tidak tahu harus berkata apa.

Saya tidak punya empat penyerang dan saya tidak pernah mengatakan kalimat itu kepada Mbappe," ujar Arbeloa.

Mantan bek Real Madrid tersebut menduga ada kesalahpahaman komunikasi antara dirinya dengan kapten tim nasional Prancis itu.

"Mungkin dia salah memahami apa yang saya katakan, saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa lagi," kata Arbeloa.

Arbeloa menyatakan bahwa kuasa penuh atas penentuan susunan pemain yang turun bertanding berada di bawah kendalinya selaku pelatih kepala.

"Jika saya tidak memainkannya, maka dia tidak bisa bermain. Saya yang memutuskan, saya adalah pelatihnya," ujar Arbeloa.

Arbeloa menjelaskan bahwa keputusan mengistirahatkan Mbappe murni demi menjaga kondisi fisik sang pemain di tengah jadwal kompetisi yang padat.

"Hari ini dia tidak menjadi starter karena ini bukan pertandingan hidup dan mati.

Kami masih punya laga pada Minggu dan saya yakin dia akan menjadi penyerang utama saat melawan Sevilla," ujar Arbeloa.

Sang pelatih juga memaklumi adanya rasa kecewa dan ketidakpuasan dari Mbappe karena tidak diturunkan sejak menit pertama.