>>> Andrew Robertson Trending di Indonesia Jelang Piala Dunia 2026

"Saya mengerti pemain yang tidak bermain pasti tidak senang. Saya bisa memahami dia tidak bahagia, tetapi keputusan itu dibuat berdasarkan situasi yang ada.

Saya tidak ingin mengambil risiko. Itu keputusan paling logis dan masuk akal," kata Arbeloa.

Ketegangan internal di ruang ganti Real Madrid rupanya tidak hanya melibatkan Mbappe, melainkan juga terjadi dengan beberapa pemain lainnya.

"Hal seperti ini tidak hanya terjadi dengan Kylian, tetapi juga dengan banyak pemain lain.

Situasi seperti ini memang terjadi karena keadaan yang berbeda dibanding era pelatih sebelumnya di klub ini," ujar Arbeloa.

Meskipun situasi internal tim sedang memanas, Arbeloa mengaku tetap tenang dan teguh pada prinsip kepemimpinannya.

"Saya memiliki hati nurani yang bersih. Saya akan melakukan yang terbaik yang saya bisa.

Saya tidak peduli dengan hal lain, saya akan terus melakukan apa yang saya anggap benar sampai hari terakhir," kata Arbeloa.

Arbeloa juga menanggapi spekulasi mengenai potensi berkurangnya rasa hormat dari para pemain bintang Real Madrid terhadap dirinya.

"Saya tidak berharap para pemain memberikan kembali apa yang sudah saya berikan kepada mereka. Saya tahu bagaimana karakter pemain sepak bola.

Saya tahu bagaimana cara mereka berpikir, apalagi pemain dengan level seperti ini," ujar Arbeloa.

Arbeloa menutup penjelasannya dengan menegaskan ketegasan sikapnya yang tidak akan berubah dalam mengelola skuad bertabur bintang tersebut.

>>> Timnas Haiti Kembali ke Piala Dunia Setelah 52 Tahun

"Saya bisa memahami semuanya. Saya tidak akan mengubah satu pun hal yang sudah saya lakukan atau katakan," ujar Arbeloa.