Keputusan itu diambil setelah babak pertama berakhir imbang 1-1 di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey. Sektor penyerangan Brasil dinilai tampil di bawah ekspektasi.

Pada menit ke-15 babak kedua, Ancelotti memasukkan penyerang Luiz Henrique dan Matheus Cunha. Mereka menggantikan Lucas Paquetá serta Igor Thiago.

>>> Achraf Hakimi Pecahkan Rekor Penampilan Piala Dunia di Tengah Kasus Hukum

Langkah ini merupakan kelanjutan dari eksperimen taktik Ancelotti yang menyiapkan struktur ofensif dinamis tanpa mengandalkan penyerang nomor 9 murni sejak masa persiapan.

Sebelum turnamen, penyerang Raphinha menyatakan kesiapannya ditempatkan di berbagai posisi di lini depan. Ia mengaku bisa beradaptasi di sisi kiri, kanan, maupun tengah demi mendukung strategi fleksibel pelatih.

>>> Alisson Becker Kawal Timnas Brasil Pascakritik Suporter Liverpool

Fleksibilitas taktik Brasil diterapkan melalui skema 4-4-2 saat bertahan dalam dua lini sejajar. Formasi itu kemudian bertransformasi menjadi 4-3-3 ofensif saat menguasai bola.

>>> Jadwal World Cup 2026: Tiga Laga Panas di Grup C, D, dan E pada 14 Juni

Sebelum laga perdana ini, komposisi lini depan Brasil memicu persaingan ketat antara Igor Thiago yang menjadi starter pada uji coba melawan Mesir, dan Endrick yang mencetak gol kemenangan dari bangku cadangan.