Penjaga gawang Alisson Becker menjadi starter utama saat tim nasional Brasil bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga Grup C Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey, Minggu (14/6/2026) pagi WIB.

Penampilannya itu terjadi di tengah gelombang kritik dari suporter Liverpool.

>>> Jadwal World Cup 2026: Tiga Laga Panas di Grup C, D, dan E pada 14 Juni

Kiper berusia 33 tahun itu dikritik karena mengaku sengaja melewatkan sembilan dari sepuluh laga terakhir Liverpool demi menjaga kebugaran menjelang turnamen di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

Eks pemain AS Roma tersebut mengalami cedera hamstring saat latihan.

Manajer Andoni Iraola terpaksa memainkan Giorgi Mamardashvili dan Freddie Woodman saat Liverpool terseok-seok mengamankan posisi lima besar Premier League.

Alisson: Kehormatan Bela Brasil

"Jika saya harus memilih satu kata untuk mendefinisikan perasaan ini, itu adalah kehormatan. Memasuki lapangan bersama nama-nama besar dalam sejarah Tim Nasional Brasil.

Merupakan suatu kehormatan juga untuk dapat berpartisipasi dan berkompetisi di Piala Dunia lainnya," tutur Alisson dikutip dari laman resmi federasi sepak bola Brasil (CBF).

Alisson menyatakan bahwa bermain di Piala Dunia adalah impian masa kecilnya yang kini berhasil terealisasi untuk ketiga kalinya setelah sempat tampil pada edisi 2018 di Rusia.

"Ketika saya menonton sebagai seorang anak, saya bermimpi berada di sini, tetapi itu adalah kenyataan yang sangat jauh.

Hari ini, ketika saya berhenti sejenak untuk memikirkannya, merupakan suatu kehormatan dan blessing untuk memiliki kesempatan ini untuk berkompetisi di Piala Dunia dengan mengenakan seragam tim nasional terhebat," pungkas Alisson.

Kritik Suporter Tak Mengganggu

Terkait kritik suporter di media sosial mengenai profesionalismenya, penjaga gawang bertinggi 193 cm itu menegaskan sama sekali tidak merasa terganggu.