Dede Sunandar angkat bicara mengenai rencana istrinya, Karen Hertatum, yang akan menggugat cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Barat.

Langkah hukum itu diambil Karen setelah konflik rumah tangga mereka memuncak, meliputi tuduhan perselingkuhan, dugaan KDRT, hingga persoalan talak tiga.

>>> BAKTI Kominfo: Starlink Bukan Ancaman, Justru Bantu Pemerataan Internet

Berbeda dengan sang istri, Dede mengaku masih ingin mempertahankan pernikahan yang telah dibina sejak 2014.

Namun, ia menyadari keputusan Karen dan keluarga besarnya sudah bulat.

"Nanya, ini benar apa enggak (cerai), sebenarnya Dede mau mempertahankan.

Cuma kalau misalnya urusan talak kan balik lagi ke agama, entar kami tanya ustaz atau gimana," ujar Dede, Jumat (12/6).

Keseriusan Karen terlihat dari pengumpulan berkas administrasi yang diperlukan untuk gugatan.

Dede mengaku telah menyerahkan salinan dokumen seperti surat nikah, akta, KTP, dan KK kepada Karen pada Rabu pekan ini.

Sebelum menyerahkan berkas, Dede sempat berusaha meyakinkan Karen untuk membuka ruang dialog.

>>> TVRI Gandeng Telkomsel dan Folago untuk Live Streaming Piala Dunia 2026

Ia mengaku keberadaan tiga anak mereka menjadi motivasi utama untuk mempertahankan rumah tangga.

"Saya tanya balik lagi, ini benar-benar mau pisah apa nggak, bisa diomongin lagi. 'Sudah enggak bisa De'.

Oh ya sudah," kata Dede.

Ia menambahkan, "Satu anak-anak, satu kan namanya rumah tangga kami bisa memperbaikinya lagi. Tetap intinya anak lah ibaratnya kayak gitu, yang memperkuat Dede untuk mempertahankan."

Hingga kini belum ada kepastian kapan Karen akan mendaftarkan gugatan cerai.

Namun, Dede telah berkonsultasi dengan tim kuasa hukum untuk mengantisipasi proses peradilan.

Keretakan rumah tangga pasangan yang menikah pada 21 Oktober 2014 ini disebut bermula saat Dede berselingkuh ketika kelahiran anak pertama.

>>> Enam Chatbot AI Diuji Prediksi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol dan Perancis Unggul

Akumulasi perselisihan selama 12 tahun membuat Karen memutuskan keluar dari rumah sejak 8 April 2026.