FIFA resmi mewajibkan aturan hydration break di seluruh pertandingan Piala Dunia 2026. Setiap pemain akan mendapatkan jeda minum selama tiga menit pada menit ke-22 di setiap babak.

Kebijakan ini bersifat mutlak tanpa memandang suhu udara di stadion. Artinya, laga di Seattle yang beriklim sejuk maupun di stadion beratap tetap harus menerapkan jeda minum.

>>> FIFA Berlakukan Hydration Break Wajib di Piala Dunia 2026

Menurut laman resmi FIFA, langkah ini merupakan standardisasi untuk menjaga kebugaran pemain. Keputusan diambil setelah mengevaluasi turnamen sebelumnya, termasuk Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat.

Cuaca panas ekstrem dalam turnamen tersebut sempat dikeluhkan pemain. Gelandang Argentina Enzo Fernandez mengaku pusing hebat akibat bertanding di lingkungan yang dinilai berbahaya.

Pelatih Chelsea Enzo Maresca bahkan memotong durasi latihan tim setelah peringatan cuaca code red di Philadelphia. Gelandang Atletico Madrid Marcos Llorente juga mengeluhkan dampak suhu panas pada kakinya.

>>> Achraf Hakimi Resmi Disidang atas Dugaan Pemerkosaan, Harta Cerai Jadi Sorotan

Sorotan Kritik Terkait Aspek Komersial

Meski bertujuan melindungi pemain, kebijakan ini menuai kritik.

Sejumlah pihak menilai jeda di tengah babak menggeser ritme sepak bola menyerupai olahraga Amerika dengan sistem empat kuarter.

Kritik paling tajam tertuju pada izin penayangan iklan komersial selama jeda minum.

>>> Jose Mourinho Mulai Rombak Skuad Real Madrid, Lima Pilar Dipertahankan

Hal ini memunculkan anggapan bahwa kebijakan tidak murni demi keselamatan pemain, melainkan juga didorong kepentingan bisnis penyiaran.