Tarif tersebut kemudian mengalami penurunan hingga menyentuh angka USD 20 (Rp 358 ribu).

Gubernur New Jersey sempat memberikan penjelasan bahwa tingginya tarif terjadi akibat ketiadaan subsidi ongkos perjalanan bagi suporter dari pihak FIFA.

Kondisi pada edisi kali ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan Piala Dunia 2018 di Rusia maupun Piala Dunia 2022 di Qatar.

Pada dua turnamen terdahulu, para penonton dapat menikmati fasilitas angkutan cuma-cuma menuju area stadion dan kawasan fan zone.

Pemerintah Amerika Serikat sebenarnya sempat menyepakati komitmen untuk menyediakan fasilitas serupa sewaktu penandatanganan perjanjian tuan rumah pada 2018.

Kendati demikian, amandemen kesepakatan pada 2023 membuat kebijakan tersebut dihapus, sehingga penonton wajib membayar tarif perjalanan sesuai ongkos operasional turnamen.

>>> Analisis Statistik Unggulkan Brasil Atas Maroko di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Para pemain Timnas Jerman pun turun tangan menanggung biaya transportasi bus bagi 600 suporter demi menyiasati tarif yang melonjak.