Seluruh kader internal secara kolektif juga diklaim telah menyepakati peran besar mantan presiden tersebut sebagai kompas politik organisasi.

"Belum pun Pak Jokowi ada dalam struktur, kami sudah meletakkan beliau, bersepakat meletakkan beliau sebagai patron panutan kami dalam berpartai di PSI," tegas Bestari.

Rekam jejak komitmen dukungan itu sendiri dinilai telah terlihat sejak pelaksanaan agenda kedewanan tingkat nasional sebelumnya.

"Dan kemudian diisyaratkan lagi pada Rakernas di Makassar itu menyatakan, 'Saya masih sanggup untuk turun ke 38 provinsi untuk PSI dan ke seluruh kabupaten/kota untuk PSI, bahkan sampai kecamatan bila diperlukan.

Itu kan sudah disampaikan'," ungkap Bestari.

Sikap politik ini dianggap menjadi penanda arah gerak baru setelah masa keanggotaan lawasnya di PDI-P berakhir. "Mana mungkin, mana mungkin kalau masih di PDIP boleh menyatakan itu?

Iya enggak?" kata Bestari.

>>> Bayan Resources Siap Bagikan Dividen US$ 500 Juta, Low Tuck Kwong Raup Rp3,59 Triliun

Sebagai langkah taktis awal, manajemen partai telah menyusun rangkaian agenda mendampingi tokoh terkait guna menemui basis sukarelawan di Lampung, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Barat.