Prosesor M5 Max, andalan terbaru Apple untuk lini laptop, dikabarkan menghadapi masalah teknis serius terkait suhu tinggi.

Komponen tersebut dilaporkan menghasilkan suhu operasional internal yang sangat tinggi, yang berpotensi merusak bagian visual perangkat.

>>> Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Dikabarkan Punya Baterai 784mAh dan Chipset Snapdragon

Keluhan pertama kali muncul di forum Reddit, di mana seorang pengguna MacBook Pro mendapati adanya degradasi performa fisik pada layar.

Pengguna tersebut menemukan perubahan warna atau discoloration pada panel layar bagian bawah, tepat di atas lubang pembuangan udara panas.

Efek visual buruk ini terjadi ketika perangkat dipaksa bekerja berat dalam durasi lama, seperti saat menjalankan Large Language Model (LLM).

Suhu internal laptop dilaporkan menembus angka di atas 100 derajat Celsius saat menangani beban kerja komputasi tinggi.

>>> Meta Rilis Fitur Baru di Instagram hingga WhatsApp Sambut Piala Dunia

Kondisi ini mengindikasikan perlunya pembaruan pada sektor manajemen termal MacBook Pro.

Apple Dikabarkan Beralih ke Vapor Chamber

Meskipun Apple fokus pada efisiensi daya, prosesor M5 Max terbukti membutuhkan sistem pendinginan yang lebih mumpuni.

Lini MacBook Pro saat ini masih mengandalkan pendingin pipa panas tunggal (single heatpipe) yang kewalahan menghadapi beban kerja terus-menerus.

Menanggapi isu ini, Apple dirumorkan akan segera beralih menggunakan teknologi vapor chamber untuk melindungi komponen internal lainnya.

>>> Huawei Resmi Luncurkan HarmonyOS 7 dengan AI Terintegrasi

Namun, implementasi sistem pendinginan baru tersebut diprediksi membutuhkan waktu pengembangan yang tidak sebentar.