Apple memperkenalkan rangkaian fitur keamanan anak terbaru untuk sistem operasi iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27. Pembaruan ini dijadwalkan meluncur pada September mendatang.

Langkah ini diambil untuk menciptakan pengalaman digital yang lebih aman bagi anak-anak dan remaja.

>>> Legenda Premier League Ragukan Peluang AS Juara Piala Dunia 2026

Raksasa teknologi asal Cupertino ini memperketat kontrol terhadap aplikasi, situs web, serta kontak baru yang dapat diakses oleh anak.

Pengembangan sistem proteksi ini mengacu pada pemenuhan kebutuhan spesifik setiap anak serta rekomendasi dari para ahli kesehatan. Perwakilan Apple menjelaskan urgensi kehadiran fitur-fitur ini dalam sesi pengarahan media.

"Kami memahami bahwa anak-anak dan remaja menggunakan iPhone, iPad, dan Mac setiap hari untuk belajar, berkreasi, serta berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman mereka," kata Apple.

Child Account sebagai Fondasi Utama

Pihak perusahaan menempatkan Child Account atau Akun Anak sebagai fondasi utama dari sistem perlindungan ini.

Melalui pengaturan awal di gawai baru, orang tua dapat langsung mengaktifkan Family Sharing dan pembatasan berbasis usia secara otomatis.

Pembuatan akun khusus tersebut diklaim sebagai langkah paling krusial bagi orang tua untuk memblokir situs dewasa dan membatasi aplikasi.

"Jika orang tua hanya melakukan satu hal, kami merekomendasikan untuk membuat Child Account. Langkah itu langsung mengaktifkan fondasi perlindungan yang kami sediakan," ujar Apple.

Salah satu fitur utama yang diperkenalkan adalah Ask to Browse. Fitur ini mewajibkan anak mengirimkan permintaan persetujuan kepada orang tua saat hendak mengakses situs web tertentu.

>>> PepsiCo Indonesia Luncurkan Kemasan Spesial Lay's Sambut Piala Dunia 2026

Orang tua akan menerima notifikasi untuk meninjau situs sebelum memberikan izin akses. Selain situs web, sistem keamanan ini juga mengawasi komunikasi digital.