"Asal informasi, MV3 Garuda Limousine dikembangkan sebagai kendaraan dengan konfigurasi full armour tanpa fitur sunroof," kata Pindad.

>>> Samsung Luncurkan Galaxy A27 5G dengan Jaminan Update Enam Tahun

"Namun tiga hari menjelang pelantikan Presiden, terdapat kebutuhan untuk menambahkannya agar Presiden RI dapat menyapa masyarakat secara langsung dalam berbagai kegiatan kenegaraan," lanjut Pindad.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan pengalaman tersebut saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).

Dalam forum itu, Presiden menceritakan dirinya mendengar suara tetesan air di dalam kabin saat beristirahat sewaktu hujan deras melanda.

Akibat kendala teknis tersebut, kendaraan dinas kepresidenan langsung dikembalikan ke bengkel produksi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain rembesan air, ia juga merasakan adanya getaran ketika mobil menempuh jalur pegunungan, namun tetap memilih memakainya sebagai wujud dukungan industri domestik.

Secara teknis, varian MV3 Garuda Limousine merupakan pengembangan terbaru dari seri MV3 yang desainnya mengikuti arahan langsung dari pemimpin negara.

Tampilan eksterior mobil menampilkan karakter kuat khas Indonesia melalui logo Garuda di gril, pelek, hingga emblem tulisan di sektor buritan.

Kendaraan ini memiliki dimensi panjang 5,05 meter, lebar 2,06 meter, tinggi 1,87 meter, serta bobot mencapai 2,95 ton demi menunjang sistem proteksi.

Dapur pacu mobil disokong mesin bertenaga 199 TK dengan transmisi otomatis delapan percepatan yang mampu melaju hingga kecepatan maksimal 100 km per jam.

Aspek keamanan bodi mengandalkan material composite armor yang kuat menahan proyektil kaliber 7,62 x 51 mm NATO serta kaliber 5,56 x 45 mm M193.

>>> Amerika Serikat Hadapi Paraguay di Laga Perdana Grup D Piala Dunia 2026

Bagian kaca menggunakan standar antipeluru level B5/B6, dikombinasikan dengan ban 21 inci tipe Run Flat Tyre (RFT) yang tetap bisa melaju meski kempis.