Manajemen Liverpool resmi memecat pelatih kepala Arne Slot pada awal Juni 2026.

Keputusan ini diambil setelah tim Merseyside Merah gagal meraih satu pun gelar juara sepanjang musim 2025/2026.

>>> Ramalan Zodiak Hari Ini: Aries Waspada, Taurus Bijak, Gemini Beruntung

Kegagalan ini terjadi meskipun klub telah mengucurkan dana belanja pemain sekitar 400 juta poundsterling pada awal musim.

Termasuk di antaranya pembelian Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, dan Hugo Ekitike dari Bundesliga dengan total biaya 200 juta poundsterling.

Media Jerman Bild melaporkan adanya ketegangan di ruang ganti. Slot kerap melontarkan kritik objektif yang dicampur sindiran pribadi kepada para pemain baru asal Liga Jerman.

Masalah internal tersebut memicu ketidakpuasan dari sejumlah pemain lain yang juga pernah bermain di Bundesliga, seperti Ibrahima Konate, Dominik Szoboszlai, Ryan Gravenberch, dan Wataru Endo.

Selain masalah komunikasi, Slot dinilai gagal meneruskan tradisi permainan menekan khas Juergen Klopp. Mohamed Salah sempat menyerukan pengembalian sepak bola ala heavy metal.

Menyusul pemecatan tersebut, tiga staf pelatih bawaan Slot—Sipke Hulshoff, Ruben Peeters, dan Giovanni van Bronckhorst—juga resmi meninggalkan jabatan mereka di Anfield.

Slot mengirimkan surat terbuka kepada para pendukung untuk menegaskan standar tinggi klub. "Klub ini akan selalu menilai dirinya berdasarkan trofi-trofi terbesar.

Dan memang seharusnya seperti itu," tulisnya.

Di sisi lain, warisan positif yang ditinggalkan Slot adalah orbitnya winger muda Rio Ngumoha.

Pemain itu sukses mencetak gol-gol krusial di Premier League saat menghadapi Newcastle United dan Fulham.

Setelah pertandingan melawan Fulham pada April lalu, performa impresif Ngumoha memicu pertanyaan mengenai masa depannya di tim utama.

Slot menjawab, "Ya, tetapi bukan hanya masa depan jangka panjang, juga masa depan yang dekat."