Manajemen Liverpool resmi memecat pelatih kepala Arne Slot pada awal Juni 2026.

Keputusan ini diambil setelah skuad Merseyside Merah mencatatkan performa buruk tanpa raihan gelar sepanjang musim 2025/2026.

>>> Liverpool Pecat Arne Slot Usai Gagal Raih Trofi Musim Ini

Mantan manajer Bournemouth, Andoni Iraola, langsung ditunjuk sebagai juru taktik baru. Ia menggantikan posisi pria asal Belanda tersebut.

Pemecatan Slot juga diwarnai kabar miring mengenai hubungannya dengan para pemain di ruang ganti.

Slot dituding bersikap arogan dan kerap melontarkan sindiran pribadi kepada pemain barunya yang berasal dari Bundesliga.

Pemain seperti Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, dan Hugo Ekitike disebut menjadi sasaran. Mereka dibeli dengan total nilai mencapai 200 juta poundsterling.

Selain hasil buruk di lapangan, Slot dinilai gagal meneruskan tradisi permainan menekan khas Juergen Klopp. Hal ini sempat memicu kritik dari penyerang Mohamed Salah.

Berdasarkan rilis resmi klub pada 12 Juni 2026, kepergian Slot juga diikuti oleh mundurnya jajaran staf kepelatihan. Termasuk Sipke Hulshoff, Ruben Peeters, dan Giovanni van Bronckhorst.

>>> Manchester City Tekuk Crystal Palace 3-0, Dekati Arsenal di Puncak Klasemen

Kendati dipecat, Slot meninggalkan warisan berupa orbitnya pemain muda Rio Ngumoha. Pemain tersebut tampil impresif dan telah melakoni debut di tim nasional senior Inggris.

Manajemen Liverpool sendiri berharap tinggi pada Slot setelah ia sukses membawa klub menjuarai Premier League pada musim 2024/2025.

Namun, belanja besar lebih dari 400 juta poundsterling di awal musim keduanya tidak mampu mempertahankan momentum juara.

Meski demikian, Liverpool tetap mengamankan tiket ke Liga Champions setelah finis di posisi lima besar. Penyerang Cody Gakpo menyatakan rasa terkejut dan kekecewaannya atas keputusan manajemen mendepak Slot.

Gakpo menilai pencapaian tim mengamankan posisi lima besar demi tiket Liga Champions seharusnya mendapat apresiasi lebih. "Sangat disayangkan manajer harus dipecat," ujar Gakpo.

Pemain berusia 27 tahun itu menambahkan bahwa saat ini seluruh skuad memilih fokus pada agenda internasional bersama tim nasional masing-masing.

>>> Komputer Super Opta Unggulkan Amerika Serikat Atas Paraguay di Laga Pembuka Grup D Piala Dunia 2026

Mereka menyerahkan keputusan masa depan klub kepada manajemen.