Dewa United Banten sukses mengalahkan Satria Muda Pertamina Bandung dengan skor 94-79 dalam laga lanjutan IBL 2026 di GOR Bandung Arena, Minggu (3/5/2026) malam WIB.

Pertandingan ini menjadi laga penutup di Kota Bandung sebelum kompetisi memasuki babak Play-off. Seluruh tiket pertandingan ludes terjual.

>>> Yandex Luncurkan Solusi AI Baru untuk Industri Telekomunikasi Indonesia

Satria Muda tidak diperkuat Giorgi Bezhanishvili.

Tim pelatih menurunkan Abraham Damar Grahita, Jalen Jones, Widyanta Putra Teja, Julian Chalias, dan Niven Antone Glover sebagai starter.

Abraham Damar Grahita membuka poin pertama untuk tuan rumah. Jalen Jones kemudian menambahkan tembakan tiga angka yang sempat membalikkan kedudukan.

Dewa United tampil agresif dan unggul tujuh poin.

Tembakan tiga angka dari Abraham Damar Grahita dan Niven Antone Glover membuat kuarter pertama berakhir 26-22 untuk tim tamu.

Pada awal kuarter kedua, Jalen Jones membuka keran poin. Assist Yudha Saputera dikonversi Abraham Damar Grahita untuk memangkas jarak.

Slam dunk Niven Antone Glover memicu semangat penonton, namun Satria Muda belum mampu membalikkan keadaan. Paruh pertama berakhir 49-40 untuk Dewa United.

>>> Pentingnya Nutrisi Selama Kehamilan untuk Masa Depan Anak

Memasuki paruh kedua, Niven Antone Glover dan Yudha Saputera masing-masing menyumbang tembakan tiga angka. Namun, dominasi Dewa United terus berlanjut.

Dominasi Tim Tamu Gagal Dibendung

Niven Antone Glover menutup kuarter ketiga dengan tembakan tiga poin, tetapi Satria Muda masih tertinggal 59-74.

Pada kuarter keempat, tuan rumah meningkatkan intensitas dengan pertahanan rapat dan serangan terukur. Niven Antone Glover, Yudha Saputera, dan Widyanta Putra Teja masing-masing melesakkan tembakan tiga angka.

Namun, Satria Muda harus mengakui keunggulan Dewa United dengan skor akhir 79-94.

Evaluasi Strategi dan Akurasi Tembakan

Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, mengatakan bahwa timnya sudah tahu laga ini akan sulit karena lawan bermain dengan dua pemain post-up.

"Anak-anak bertarung selama 40 menit dan tidak menyerah, namun kali ini belum cukup," kata Jovicic.

Ia menyoroti efektivitas serangan yang berada di bawah standar. "Kami mencatat 20 offensive rebound tetapi hanya menghasilkan 16 second-chance points.

>>> Sean Gelael Start Kelima di Le Mans 24 Jam

Akurasi field goals hanya 35 persen, itu alasan kami kalah," lanjutnya.