Dorong Sertifikasi RSPO untuk Petani Sawit Swadaya Indonesia
“Harapannya, ketika petani dapat berkelompok, mereka bisa memiliki posisi tawar yang lebih kuat dan bahkan menjangkau pasar secara langsung,” papar Guntur.
Regulasi Global Dorong Ketertelusuran
Perkembangan regulasi internasional turut memperkuat urgensi penerapan sertifikasi berkelanjutan.
Pasar global, khususnya di kawasan Eropa, kini makin menuntut sistem ketertelusuran yang mampu memastikan produk sawit berasal dari sumber yang legal dan dikelola secara bertanggung jawab.
“Pasar ingin memastikan buah sawit berasal dari petani siapa dan dari lokasi mana.
Praktik seperti ini sudah menjadi hal yang lazim dalam perdagangan internasional, sementara Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dalam penerapannya,” tutur Guntur.
>>> PepsiCo Indonesia Manfaatkan Piala Dunia 2026 Dongkrak Penjualan Lay's
Saat ini, total 41.134 pekebun sawit swadaya di Tanah Air telah mengantongi sertifikasi RSPO. Di Indonesia, penerapan sertifikasi RSPO bersifat sukarela.
Dalam kegiatan Media Brunch RSPO, berbagai pemangku kepentingan menyoroti pentingnya memperkuat posisi petani sawit swadaya di tengah tuntutan pasar global.
Selain itu, mereka juga memaparkan sejumlah manfaat sertifikasi RSPO.
Rukaiyah Rafik menegaskan, manfaat sertifikasi seharusnya tidak berhenti pada terbukanya akses pasar.
Insentif yang diperoleh melalui skema keberlanjutan dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat hingga kegiatan pemulihan lingkungan di sekitar wilayah perkebunan.
Rukaiyah juga mendorong koperasi dan kelompok tani yang telah tersertifikasi terus memperluas keanggotaan serta menjadi pusat pembelajaran bagi petani lain yang sedang menuju sertifikasi.
“Banyak petani yang kini mampu jadi pelatih dan mendampingi petani lainnya.
Kami juga punya pendamping yang bekerja langsung bersama petani demi memastikan berbagai praktik keberlanjutan dapat diterapkan nyata di lapangan,” jelas dia.
Fortasbi terus memperkuat perannya sebagai wadah atau rumah pembelajaran bagi petani sawit swadaya bersertifikat, terutama RSPO.
Update Terbaru
Peluang Beasiswa Lulusan D3 ke S1: Akses yang Masih Terbatas
Sabtu / 13-06-2026, 01:01 WIB
CFD Cibinong: Antara Ruang Publik dan Kemacetan Lalu Lintas
Sabtu / 13-06-2026, 01:00 WIB
Kanada Tolak Visa Thomas Partey, Gelandang Ghana Absen di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 01:00 WIB
Barcelona Kunci Gelar Juara La Liga Usai Tekuk Real Madrid
Sabtu / 13-06-2026, 01:00 WIB
Instagram, Facebook, dan Threads Alami Gangguan Massal Global
Sabtu / 13-06-2026, 00:57 WIB
Merenungkan Kondisi Kelas Menengah di IDE Katadata Future Forum 2026
Sabtu / 13-06-2026, 00:57 WIB
Kenaikan Harga Pertamax Mendadak Picu Tekanan Psikologis Masyarakat
Sabtu / 13-06-2026, 00:57 WIB
PB Akuatik Indonesia Turunkan 6 Perenang di AOWSC 2026 Bali
Sabtu / 13-06-2026, 00:56 WIB
Charles Leclerc Kena Penalti 20 Detik di F1 GP Miami
Sabtu / 13-06-2026, 00:56 WIB
GAIKINDO Sinyalkan APM Bakal Naikkan Harga Mobil Akibat Rupiah Melemah
Sabtu / 13-06-2026, 00:56 WIB
Barcelona Kunci Gelar Juara La Liga Usai Kalahkan Real Madrid 2-0
Sabtu / 13-06-2026, 00:56 WIB
Saham SpaceX Melonjak 30 Persen di Debut Perdana Nasdaq
Sabtu / 13-06-2026, 00:52 WIB
Mengenal Sepat, Kuliner Khas Sumbawa yang Kaya Filosofi dan Rasa
Sabtu / 13-06-2026, 00:51 WIB
Dewa United Banten Kalahkan Satria Muda Bandung di GOR Bandung Arena
Sabtu / 13-06-2026, 00:51 WIB






