Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Kasus Emas Ilegal Pemurnian
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan perdagangan hasil tambang emas tanpa izin (PETI) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Penetapan tersebut dilakukan pada Jumat (12/06/2026) setelah polisi menemukan bukti keterlibatan mereka dalam jaringan perdagangan emas ilegal dari Kalimantan Barat.
>>> Son Heung-min Cetak Sejarah Tampil di Empat Edisi Piala Dunia
Awalnya enam orang dibidik, namun penyidikan terhadap Siman Bahar dihentikan karena yang bersangkutan meninggal dunia di China pada April lalu.
Tiga dari lima tersangka telah resmi ditangkap, yaitu pemilik PT Semar Permata Emas Mulia (SPEM) Teddy Wijaya, istrinya berinisial DW, dan anaknya berinisial BSW.
Direktur Dittipideksus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Ade Sari Simanjuntak mengatakan pihaknya melakukan upaya paksa penahanan terhadap ketiga tersangka di Rutan Bareskrim Polri.
Penyelidikan aliran dana mengungkap hasil kejahatan sindikat ini ditransfer ke 15 rekening atas nama DW untuk menyembunyikan asal-usulnya dan dijadikan modal usaha dari tahun 2019 hingga 2025.
>>> Bank Rakyat Indonesia Siapkan Rp 500 Miliar untuk Buyback Saham
Dua pimpinan PT Simba Jaya Utama (SJU), yakni Denny Handoko Bahar selaku Dirut periode 2021-2022 dan Valenthio Chandra selaku Dirut periode 2022-2026, juga ditetapkan sebagai tersangka namun belum ditahan.
Polisi mengajukan permohonan pencegahan ke luar negeri melalui Ditjen Imigrasi untuk mengunci keberadaan kedua pimpinan PT SJU tersebut.
Selain penangkapan, Bareskrim Polri menggeledah empat lokasi, termasuk Toko Mas Semar Nganjuk, rumah Teddy Wijaya, serta pabrik dan kantor milik PT SJU untuk memperkuat barang bukti.
Penyidik mengumpulkan alat bukti berupa keterangan saksi, keterangan ahli, surat, barang bukti, dan bukti elektronik.
>>> McDonald's Indonesia Luncurkan Kampanye Spesial Piala Dunia 2026
Pada Kamis lalu, penyidik menyita bangunan pabrik dan kantor PT SJU di Sidoarjo beserta 17 item mesin pengolahan dan pemurnian emas milik perusahaan tersebut.
Update Terbaru
Tuchel Tak Jamin Posisi Bellingham di Timnas Inggris
Jumat / 12-06-2026, 22:17 WIB
Kisah Titik Balik Menjaga Kesehatan Lewat Intermittent Fasting
Jumat / 12-06-2026, 22:17 WIB
Geosite Batu Baginde Belitung: Wisata Edukasi Geologi di Selatan Pulau
Jumat / 12-06-2026, 22:17 WIB
Gangguan Massal Meta Lumpuhkan Facebook, Instagram, hingga Downdetector
Jumat / 12-06-2026, 22:17 WIB
9 Kebiasaan Sepele yang Tanpa Sadar Mengganggu Orang Lain
Jumat / 12-06-2026, 22:16 WIB
KKP Operasikan Laboratorium Uji Radioaktif Produk Perikanan di Jakarta
Jumat / 12-06-2026, 22:16 WIB
Mayang Luciana Beralih ke Mobil Listrik Imbas Kenaikan Harga BBM
Jumat / 12-06-2026, 22:16 WIB
Malaysia Jajaki Pasokan Minyak Mentah Baru dari Rusia dan Turki
Jumat / 12-06-2026, 22:16 WIB
Museum Tawarkan Ruang Refleksi untuk Lepas Penat dari Rutinitas
Jumat / 12-06-2026, 22:13 WIB
Cristiano Ronaldo Hadapi Tantangan Rekor Usia di Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 22:13 WIB
Layanan Meta Tumbang Massal, Ribuan Pengguna Gagal Login
Jumat / 12-06-2026, 22:13 WIB
Apple Luncurkan Fitur Keamanan Anak Terbaru di iOS 27
Jumat / 12-06-2026, 22:13 WIB
Perempuan dan Makna Diri di Tengah Peran serta Tantangan Hidup
Jumat / 12-06-2026, 22:12 WIB
Aplikasi Meta Alami Gangguan Massal, Akun Pengguna Keluar Otomatis
Jumat / 12-06-2026, 22:12 WIB






