Ultimate Fighting Championship (UFC) bekerja sama dengan Gedung Putih untuk menyelenggarakan ajang bertajuk UFC Freedom 250.

Kompetisi ini akan berlangsung di halaman Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, pada 15 Juni 2026.

>>> Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026 untuk Dorong Layanan Digital

Acara ini digelar dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Amerika Serikat yang ke-250. Sebanyak tujuh laga pertarungan akan menghadirkan petarung kelas dunia dengan ambisi besar.

Pertarungan ini tidak hanya menyajikan kompetisi profesional di dalam oktagon, tetapi juga menghadirkan tensi persaingan yang bersifat personal.

Untuk pertama kalinya, UFC digelar secara terbuka di South Lawn White House.

Penonton di Indonesia dapat menyaksikan siaran langsung UFC Freedom 250 pada Senin, 15 Juni 2026.

Pertarungan kartu utama dimulai pukul 07.00 WIB, sedangkan laga puncak berlangsung pukul 11.00 WIB.

Daftar Pertarungan UFC Freedom 250

Berikut adalah tujuh pertarungan yang terjadwal dalam UFC Freedom 250:

>>> PT Bayan Resources Tbk Bagikan Dividen Tunai US$500 Juta

Ilia Topuria melawan Justin Gaethje, Alex Pereira melawan Ciryl Gane, Sean O'Malley melawan Aiemann Zahabi, Josh Hokit melawan Derrick Lewis, Mauricio Ruffy melawan Michael Chandler, Bo Nickal melawan Kyle Daukaus, dan Diego Lopes melawan Steve Garcia.

Penggemar olahraga bela diri di Indonesia dapat menikmati tayangan ini secara resmi melalui aplikasi Vidio.

Layanan streaming tersebut menyediakan tayangan berkualitas high-definition dengan paket berlangganan khusus UFC mulai dari Rp49.000 untuk masa aktif 30 hari.

Misi Besar Mengukir Sejarah Baru

Sorotan utama tertuju pada juara dunia kelas ringan, Ilia Topuria, yang memiliki rekor tak terkalahkan.

Pertemuannya dengan Justin Gaethje merupakan duel unifikasi gelar yang diwarnai drama perselisihan keluarga di luar ring.

Selain itu, Alex Pereira juga menjadi sorotan setelah memutuskan naik ke kelas berat.

>>> Pelanggaran Aturan Konser: Saat Kamera Profesional Mengganggu Ruang Pandang Penonton

Ia mengincar status legendaris sebagai orang pertama dalam sejarah UFC yang mampu merajai sabuk juara di tiga divisi berbeda.