Kementerian Pendidikan membuka program bantuan sarana laboratorium IPA bagi SMA pada tahun 2026.

Program ini bertujuan agar sekolah memiliki laboratorium yang memenuhi standar untuk menunjang pembelajaran berbasis praktikum dan eksperimen.

>>> Mengundang Mantan ke Pernikahan: Antara Kedewasaan dan Keikhlasan

Pengajuan dilakukan secara online melalui aplikasi SIMASPRAS (Sistem Manajemen Sarana dan Prasarana SMA). Sekolah harus memenuhi kriteria umum dan khusus serta melengkapi dokumen persyaratan.

Kriteria dan Persyaratan

Kriteria umum: sekolah terdaftar aktif di Dapodik, memiliki NPSN, menerima dana BOSP tahun berjalan, dan memiliki ruang laboratorium IPA.

Kriteria khusus (minimal satu): menerima bantuan pembangunan lab IPA 2025, melaksanakan program Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial, berada di wilayah 3T, atau terdampak bencana alam.

Dokumen yang harus disiapkan: surat permohonan kepada Direktur SMA (ditandatangani kepala sekolah, distempel, dan disetujui Dinas Pendidikan), rencana anggaran biaya (RAB), surat pernyataan kepemilikan laboratorium IPA dalam kondisi baik dan tidak dialihfungsikan, serta foto kondisi terkini laboratorium.

>>> Harga Energi Global Kompak Melemah 12 Juni 2026 Dipicu Draf Damai AS Iran

Pastikan sekolah memiliki akses internet dan akun aplikasi SIMASPRAS untuk mengunggah dokumen.

Jadwal dan Cara Pengajuan

Pengajuan dibuka pada tanggal 5 hingga 14 Juni 2026, paling lambat pukul 23.59 WIB. Sekolah harus mengunggah seluruh dokumen persyaratan ke dalam aplikasi SIMASPRAS.

Langkah-langkah: siapkan berkas, buka aplikasi SIMASPRAS, lalu unggah dokumen sesuai petunjuk. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar.

>>> Pendidikan Gratis dan Lapisan Persoalan Baru di Baliknya

Bagi sekolah yang memenuhi syarat, segera lakukan pengajuan agar tidak melewati batas waktu yang ditentukan.