Akumulasi dana yang masuk melalui berbagai portofolio menunjukkan tingkat kepercayaan pelaku pasar yang tinggi terhadap prospek aset dalam negeri.

"Perkembangan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap aset-aset domestik," kata Destry Damayanti.

Ketahanan Eksternal dan Kerja Sama Regional

Pada sektor ketahanan eksternal, BI memperluas jaringan kerja sama keuangan regional melalui kesepakatan dengan People's Bank of China (PBOC) dan Hong Kong Monetary Authority (HKMA).

Kerja sama ini mencakup penguatan sinergi stabilitas regional, Bilateral Currency Swap Agreement (BCSA), dan perluasan skema Local Currency Transaction (LCT).

Implementasi perluasan transaksi menggunakan mata uang lokal diproyeksikan mampu memangkas dominasi dolar AS sekaligus memperkokoh posisi kurs rupiah.

BI berkomitmen mengoptimalkan seluruh instrumen secara konsisten guna mengawal stabilitas nilai tukar serta ketahanan eksternal ekonomi nasional.

>>> IHSG Ditutup Menguat 2,07%, Jadi yang Terbaik di Asia

"Dengan berbagai perkembangan di atas, diyakini rupiah akan terus menguat terhadap dolar AS menuju ke level fundamentalnya," pungkas Destry Damayanti.