Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menilai Piala Dunia 2026 menjadi momentum paling ideal untuk meraih trofi juara.

Ketajaman performa di kompetisi domestik akan menjadi modal utama membawa The Three Lions melangkah jauh.

>>> FIFA Ubah Format Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026, Seluruh Skuad Wajib ke Tengah Lapangan

Striker berusia 32 tahun itu menyongsong turnamen dengan catatan impresif.

Ia membukukan 61 gol dan 7 assist dari 51 pertandingan di seluruh kompetisi bersama Bayern Munchen musim ini.

Prestasi Kane kian lengkap dengan raihan dua piala domestik, yakni juara Bundesliga dan DFB-Cup. Pencapaian ini menempatkannya dalam jajaran kandidat terkuat peraih Ballon d'Or.

Fokus utama Kane kini beralih memimpin The Three Lions memutus puasa gelar juara dunia yang telah berlangsung 60 tahun.

Inggris terakhir kali membawa pulang trofi Piala Dunia pada 1966.

Mantan bintang Tottenham Hotspur itu membawa motivasi besar dengan kesadaran bahwa turnamen ini bisa menjadi panggung Piala Dunia pamungkas dalam kariernya.

“Ini bisa menjadi Piala Dunia yang terakhir bagi saya, karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam sepak bola,” ujar Kane dalam wawancara dengan ITV, dikutip dari Independent, Jumat (12/6/2026).

Meski memiliki target bermain lebih lama, Kane bersikap realistis. “Kamu tahu kan aku orangnya seperti apa, aku ingin terus bermain dalam waktu yang sangat lama.

Aku merasa sedang berada di puncak performa, dalam kondisi fisik terbaik yang pernah kurasakan, hasrat itu masih ada, tapi ini mungkin turnamen terakhirku,” kata dia.

Ambisi Meraih Trofi dan Peta Persaingan Top Scorer

Kane berharap edisi ini menjadi puncak pencapaian kariernya. Berbekal kondisi fisik dan mental matang, ia berambisi berdiri di podium juara tertinggi.