Pemprov Bengkulu Susun Rencana Perlindungan Ekosistem Mangrove 2026–2055
Pendekatan Kesatuan Lanskap Mangrove
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu, Safnizar, menjelaskan bahwa pengelolaan dalam RPPEM ini mengusung pendekatan Kesatuan Lanskap Mangrove (KLM).
Melalui metode ini, perencanaan bertumpu pada lanskap ekologis sehingga tidak lagi disekat oleh batas administratif semata.
Langkah tersebut membuat keterhubungan antara hutan mangrove, muara sungai, kawasan pesisir, dan area penggunaan lain dapat dipertimbangkan secara menyeluruh.
Safnizar juga mengingatkan bahwa validitas data dari instansi berwenang menjadi penentu kualitas dokumen yang disusun.
>>> Kebakaran Lahan di Bukit Silvia Labuan Bajo Diduga Akibat Puntung Rokok
"Kami menargetkan draf nol RPPEM Provinsi bisa selesai secepat mungkin. Tim bekerja siang dan malam agar menghasilkan dokumen yang benar-benar aplikatif.
Jangan sampai RPPEM hanya menjadi dokumen yang selesai disusun tetapi tidak digunakan," ujar Safnizar.
Dokumen RPPEM Bengkulu dirancang secara menyeluruh ke dalam sepuluh bab yang memuat kondisi umum ekosistem, strategi pengelolaan, rencana aksi, hingga mitigasi perubahan iklim.
Draf awal ini ditargetkan rampung pada pertengahan Juli 2026 agar dapat segera diintegrasikan ke dalam RPJMD dan RTRWP.
Menurut Safnizar, kawasan mangrove menyimpan potensi ekonomi yang besar jika dikembangkan secara bijak.
Beberapa peluang tersebut meliputi ekowisata berbasis komunitas, pemanfaatan madu mangrove sebagai hasil hutan bukan kayu, hingga skema karbon biru (blue carbon).
Pemanfaatan ekonomi tersebut tetap wajib mengikuti fungsi kawasan yang telah ditetapkan.
Fungsi lindung ditujukan menjaga peran ekologis secara ketat, sedangkan fungsi budidaya memperbolehkan pemanfaatan ekonomi tanpa mengubah tutupan mangrove.
"Beberapa kawasan pesisir seperti Pulau Baai, Teluk Sepang, serta wilayah pesisir Seluma hingga Mukomuko menjadi lokasi prioritas dalam rencana aksi pengelolaan mangrove yang tengah disusun," kata Safnizar.
Update Terbaru
Chandra Asri Group dan UNTIRTA Kerja Sama Kelola Sampah Kampus
Jumat / 12-06-2026, 17:25 WIB
Meksiko Kalahkan Afrika Selatan 2-0 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 17:25 WIB
Rupiah Menguat 0,84% dalam Sepekan, BI Beberkan Penyebabnya
Jumat / 12-06-2026, 17:24 WIB
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Fuad Hasan Masyhur Pekan Depan
Jumat / 12-06-2026, 17:24 WIB
Dunia Usaha Minta Keseimbangan Program Prioritas dan Keberlanjutan Fiskal
Jumat / 12-06-2026, 17:24 WIB
Zaki Ubaidillah Tembus Semifinal Australian Open 2026 Usai Tekuk Justin Hoh
Jumat / 12-06-2026, 17:24 WIB
Umat Islam Dianjurkan Amalkan Doa Memohon Kelancaran Rezeki
Jumat / 12-06-2026, 17:24 WIB
Sam Altman Bantah AI Picu PHK Massal, Justru Buka Banyak Lowongan
Jumat / 12-06-2026, 17:21 WIB
Real Madrid Alihkan Target ke Ousmane Dembele Usai Transfer Julian Alvarez Buntu
Jumat / 12-06-2026, 17:21 WIB
vivo X Fold6 Hadir dengan Dimensity 9500 Super Edition dan AI File Manager
Jumat / 12-06-2026, 17:20 WIB
Derrick Michael Xzavierro Resmi Gabung Saga Ballooners di B.League Premier Jepang
Jumat / 12-06-2026, 17:20 WIB
Polisi Tutup Jalan Layang Semanggi Imbas Demo Mahasiswa
Jumat / 12-06-2026, 17:20 WIB
BookCabin Travel Fair 2026 Hadirkan Tiket Murah Lion Group di Surabaya
Jumat / 12-06-2026, 17:20 WIB
Nvidia dan Microsoft Kenalkan Teknologi Baru untuk Agen AI Otonom
Jumat / 12-06-2026, 17:20 WIB






