Clara Shinta dan suaminya, Alexander Assad, resmi berdamai setelah beberapa bulan berkonflik. Kesepakatan damai ini mengakhiri gugatan cerai yang sempat diajukan Clara ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Proses mediasi berlangsung dalam beberapa kali pertemuan selama tiga pekan terakhir. Kuasa hukum Clara, Akil Rumaday, mengungkapkan bahwa mediasi dilakukan berdasarkan peraturan Mahkamah Agung.

>>> 4 Cara Efektif Memanfaatkan AI untuk Membangun Kekayaan Pribadi

"Kurang lebih tiga bulan kita berproses dan dalam rentang waktu hampir tiga bulan ini," kata Akil pada Jumat (12/6).

"Hakim memberikan kesempatan kepada Ibu Clara Shinta dan suaminya untuk melakukan mediasi, maka diberikan kesempatan tiga minggu."

Selama masa mediasi, terdapat dua kali pertemuan, yakni pada 7 dan 10 Juni. Dalam pertemuan tersebut, Clara dan Lexa fokus menyelesaikan masalah rumah tangga mereka.

Dari pertemuan itu, disepakati sejumlah poin perdamaian yang bersifat internal. Akil mengatakan gugatan perceraian yang diajukan Clara pada April 2026 resmi dicabut.

"Disepakati beberapa poin.

Kalau poin itu mungkin internal privasi mereka, dan gugatan tadi kami sampaikan kepada majelis hakim untuk tidak dilanjutkan karena sudah ada perdamaian," ujar Akil.

>>> Ariana Grande Murka Gedung Putih Pakai Lagunya di Video ICE

Akil menambahkan bahwa penetapan perdamaian dijadwalkan pada Selasa depan. "Perkara ini kami anggap sudah selesai," tegasnya.

Clara Shinta menikah dengan Muhammad Alexander Assad pada Agustus 2025. Pernikahan mereka digelar mewah di sebuah hotel berbintang di Jakarta.

Konflik rumah tangga keduanya mencuat setelah Clara membongkar dugaan perselingkuhan suaminya melalui video call tak senonoh dengan seorang perempuan.

Clara menyebarkan bukti tersebut di Instagram Story miliknya.

Dalam unggahannya, Clara menampilkan foto dari video yang memperlihatkan seorang perempuan melakukan video call dengan pria yang mirip Alexander Assad.

Kini, setelah mediasi, Clara mengikhlaskan semua yang terjadi.

>>> Produsen Smart TV Andalkan Iklan untuk Jaga Harga Tetap Murah

"Pada prinsipnya Ibu Clara mengikhlaskan semua yang terjadi dan Ibu Clara tidak dendam terhadap persoalan yang terjadi. Ibu Clara tadi menyampaikan perkaranya tidak lagi kita lanjutkan," pungkas Akil.