Pasar Smart TV terpantau stabil di tengah lonjakan harga komponen elektronik global. Berbeda dengan PC dan ponsel pintar yang harganya melambung, televisi pintar justru tidak mengalami kenaikan signifikan.

Padahal, Smart TV juga menggunakan komponen serupa seperti chipset dan RAM. Namun, persaingan yang sangat ketat membuat produsen enggan menaikkan harga jual.

>>> PT Pindad Perbaiki Atap Mobil Maung Kepresidenan yang Bocor

Menurut data riset dari Omnia, margin keuntungan dari setiap unit televisi menjadi sangat tipis. Produsen pun harus mencari sumber pendapatan alternatif.

Iklan sebagai Penopang Harga

Strategi utama yang diterapkan adalah menayangkan iklan yang tidak dapat dihapus oleh pengguna. Pendapatan dari iklan digunakan untuk menekan harga jual serendah mungkin.

>>> 7 Tradisi Tahun Baru Islam di Indonesia dan Akar Budayanya

Karena sebagian besar Smart TV menerapkan sistem beli putus, konsumen tidak bisa meningkatkan komponen internal. Hal ini membuat iklan menjadi penyokong dana utama.

>>> Kenaikan Harga BBM Dorong Beralih ke Motor, Yamaha Optimistis

Produsen memilih menyerap sebagian biaya ekstra produksi agar produk tetap kompetitif. Aliran pendapatan dari pengiklan diharapkan terus mengalir setelah perangkat digunakan.