Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. Sentimen positif datang dari bursa Wall Street yang ditutup naik signifikan.

Kenaikan Wall Street dipicu oleh harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

>>> IHSG Melemah ke 5.886 pada 11 Juni 2026, Asing Borong BBCA

Presiden Donald Trump membatalkan serangan terhadap Iran dan menyatakan akan segera menandatangani kesepakatan yang melarang Iran memiliki senjata nuklir.

Selain itu, harga mayoritas komoditas juga naik, memberikan dorongan tambahan bagi IHSG.

Namun, sejumlah sentimen negatif masih membayangi, seperti aksi jual investor asing, pelemahan rupiah, dan rencana aksi massa.

>>> IHSG Ditutup Melemah 0,28 Persen ke Level 5.886,03

Analis CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di kisaran 5.780-5.675 dan resist 5.995-6.100.

Sementara itu, harga minyak mentah jenis WTI dan Brent terkoreksi masing-masing 2,58% dan 2,92% ke level US$ 87,71 per barel dan US$ 90,38 per barel, seiring harapan damai yang meredakan ketegangan geopolitik.

>>> Bank Dunia: Kualitas Lapangan Kerja Hambat Pertumbuhan Kelas Menengah

CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan sejumlah saham untuk trading hari ini, yaitu TLKM, ISAT, EXCL, UNVR, BBNI, dan BBCA.