Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka pendaftaran seleksi jalur mandiri Non Tes Rapor untuk tahun 2026. Kuota daya tampung yang disediakan mencapai sekitar 1.800 calon mahasiswa baru.

Pendaftaran dibuka mulai 10 hingga 22 Juni 2026. Jalur ini diperuntukkan bagi lulusan SMA, MA, SMK, atau sederajat tahun 2026.

>>> Kawasaki Luncurkan Modenas Brusky 125, Skutik Sporty Perdana di PRJ 2026

Proses seleksi murni menggunakan penilaian nilai rapor semester 1 hingga 5 serta sertifikat prestasi sebagai data pendukung. Calon mahasiswa tidak perlu mengikuti ujian tulis, praktik, maupun wawancara.

Peserta dapat mendaftar ke hampir seluruh program studi, kecuali program di bawah Fakultas Kedokteran. Program yang dikecualikan meliputi Kebidanan, Keperawatan, Fisioterapi, Kedokteran, dan Kedokteran Gigi.

Pendaftar harus berstatus lulusan tahun 2026 dan memiliki kondisi kesehatan jasmani serta rohani yang baik.

Dokumen yang wajib disertakan antara lain ijazah, Surat Keterangan Lulus, atau surat keterangan aktif kelas 12.

Bagi siswa non-eligible atau bukan peserta SNBP 2026, diwajibkan mengunggah nilai rapor beserta maksimal 3 sertifikat prestasi.

Peserta SNBP 2026 yang memilih Unesa sebagai pilihan pertama atau kedua tidak perlu mengunggah nilai rapor, namun tetap boleh menambahkan sertifikat prestasi.

>>> Thomas Tuchel Beri Libur Tambahan untuk Skuad Timnas Inggris

Pendaftar program studi keolahragaan dan seni wajib mengunggah portofolio sesuai format SNBP. Seluruh pengisian data nilai rapor dilakukan secara daring sesuai petunjuk teknis resmi.

Jadwal Seleksi dan Biaya Pendaftaran

Pendaftaran online berlangsung 10-22 Juni 2026. Pengumuman hasil kelulusan akan diumumkan pada 25 Juni 2026.

Masa sanggah hasil kelulusan diberikan pada 25-30 Juni 2026. Hasil akhir pascasanggah ditetapkan pada 30 Juni 2026.

Peserta yang lolos wajib melakukan daftar ulang online mulai 26 Juni hingga 3 Juli 2026.

Penetapan nominal Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester dijadwalkan pada 5 Juli 2026, dengan pembayaran dibuka 6-11 Juli 2026.

>>> Menteri ESDM Bantah Kelangkaan Batu Bara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa

Biaya pendaftaran untuk satu program studi sebesar Rp 300.000. Sementara untuk dua pilihan program studi, dikenakan biaya Rp 400.000.