Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membantah bahwa pemadaman listrik massal di sejumlah wilayah Jawa disebabkan oleh kelangkaan pasokan batu bara.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil pada Kamis (11/6/2026) merespons spekulasi publik terkait gangguan listrik yang meluas.

>>> Astra Kuasai 51 Persen Pasar Mobil Nasional Hingga Mei 2026

"Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara langka itu tidak benar," tegas Bahlil dikutip dari Investor Daily.

Pemerintah memastikan ketersediaan batu bara untuk pembangkit listrik nasional masih cukup.

Realisasi pemenuhan kewajiban pasar domestik (DMO) berjalan sesuai target, mencapai 170 juta ton.

Bahlil menilai tidak tepat jika gangguan keandalan listrik dikaitkan dengan isu pasokan bahan baku pembangkit.

Gangguan Teknis Jadi Penyebab

Berdasarkan laporan PT PLN (Persero), kendala operasional murni dipicu oleh persoalan teknis pada sejumlah unit mesin pembangkit dan sistem kelistrikan.

>>> Polri dan TNI Kerahkan 4.151 Personel Kawal Demo BEM UI

Bahlil mengakui proses pemulihan jaringan listrik sebelumnya berjalan kurang maksimal.

Pemerintah terus mengakselerasi langkah-langkah taktis agar stabilitas pasokan daya kembali normal di wilayah terdampak.

"Kita upayakan untuk segera tidak ada lagi pemadaman," ujar Bahlil.

Bahlil juga menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan PLN untuk membahas percepatan pemulihan sistem.

Gangguan listrik meluas di wilayah Jabodetabek, Cianjur, Semarang, hingga Madura dalam sepekan terakhir.

>>> Antonio Gracias Kantongi Saham SpaceX Senilai Rp 1.000 Triliun

Sebelumnya, krisis serupa juga sempat melanda Sumatera sehingga memicu spekulasi publik terkait stabilitas energi nasional.