Antonio Gracias, investor setia Elon Musk selama lebih dari dua dekade, kini menuai hasil luar biasa dari pertumbuhan SpaceX.

Kepemilikan saham Gracias dan perusahaannya, Valor Equity Partners, diperkirakan menembus USD 65 miliar atau sekitar Rp 1.000 triliun setelah SpaceX melantai di bursa saham AS.

>>> Kebun Raya Cibodas Terapkan Tarif Tiket Masuk Berdasarkan PP Baru

Nilai tersebut menjadikannya pemegang saham terbesar kedua di SpaceX, tepat di bawah Elon Musk.

Perjalanan Panjang Mendukung Musk

Gracias telah mendampingi Musk sejak 25 tahun lalu, jauh sebelum Tesla dan SpaceX sukses.

Melalui Valor Equity Partners, ia secara konsisten menyuntikkan modal ke berbagai bisnis Musk, termasuk SpaceX, Tesla, SolarCity, Neuralink, dan The Boring Company.

Komitmennya diuji pada 2008 saat SpaceX hampir bangkrut akibat kegagalan peluncuran roket dan krisis finansial global.

Gracias tetap bertahan dan bahkan meminjamkan dana pribadi USD 1 juta untuk menjaga operasional perusahaan.

>>> PT Pakuwon Jati Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp626 Miliar

Hubungan profesional ini berkembang menjadi persahabatan erat. Gracias pernah duduk di dewan direksi Tesla dan kini masih aktif di jajaran board SpaceX.

Nilai Investasi Fantastis Pascamelantai di Bursa

Berdasarkan dokumen IPO SpaceX, Gracias dan entitas afiliasi Valor Equity Partners menguasai sekitar 503 juta lembar saham.

Dengan valuasi SpaceX mencapai USD 1,77 triliun, aset tersebut kini bernilai masif.

Total kekayaan Gracias diproyeksikan bertambah jika harga saham SpaceX terus naik di pasar publik.

Minat pasar terhadap Starlink dan misi kolonisasi Mars menjadi pendorong optimisme investor.

>>> Sean Gelael dan Team WRT 32 Tampil Menjanjikan Jelang 24 Hours of Le Mans

SpaceX yang didirikan Elon Musk pada 2002 kini menjadi pilar industri antariksa global, mitra NASA, dan penyedia layanan internet Starlink bagi jutaan pengguna.