Raffi Ahmad memberikan klarifikasi setelah namanya terseret dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Ia menegaskan tidak terlibat dalam kasus dugaan suap yang menyeret nama presenter tersebut. Raffi menjelaskan tidak pernah memesan barang apapun melalui jasa Blueray Cargo di Amerika Serikat.

>>> WhatsApp Luncurkan Fitur Dua Akun dalam Satu Aplikasi untuk iPhone

Kronologi Kunjungan ke AS

Pada 2023, Raffi pergi ke AS untuk mengikuti ajang lari maraton di Chicago. Ia pergi bersama istrinya Nagita Slavina, Ariel Noah, Desta, dan Gading Marten.

"Gading dan Desta enggak ikut maraton, yang ikut maraton saya sama Ariel di Chicago maraton.

Itu major maraton loh," kata Raffi saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (11/6).

Setelah Chicago, Raffi dan rombongan berangkat ke New York. Di sana, mereka mempromosikan usaha milik orang Indonesia yang tinggal di sana.

Raffi menyebut saat di New York dirinya mendatangi restoran Awang Kitchen hingga warung Indojava.

"Nah, jadi saat saya makan di Awang Kitchen dan juga di Indojava itu, setelah kegiatan itu selesai, kalian bisa lihat nanti di vlog-nya dan di foto-fotonya banyak teman-teman Indonesia yang ngajakin foto," tutur Raffi.

"Saya keluar dari Awang Kitchen, satu, dua, tiga toko di sebelahnya itu ada yang namanya, Blueray," sambungnya.

Interaksi dengan Karyawan Blueray

Raffi mengungkapkan di depan toko Blueray, dirinya dipanggil karyawan mereka dan diajak foto bersama. Raffi mengaku tidak masuk ke dalam toko tersebut.

"Ya, beliau memperkenalkan diri tapi saya enggak kenal.

Saya enggak kenal, lalu mereka bilang 'Mas Raffi, perusahaan kami ini, Blueray ini, kita bisa kirimin, bisa kirimin apa pun itu, mau handphone, mau laptop, mau iPad, mau ini, mau itu,'" tutur Raffi.