Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Jumat (12/6/2026) setelah sehari sebelumnya ditutup melemah 0,28 persen ke level 5.886,03.

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang batas atas 6.000, pivot 5.900, dan batas bawah 5.800.

>>> Polda Metro Jaya Periksa 140 Saksi Kasus Umrah Hanania Group

Secara teknikal, indikator MACD menunjukkan potensi Golden Cross dengan posisi penutupan di atas MA5 dan MA10.

"IHSG hari ini masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan menguji level 5.900-5.950," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Pelemahan rupiah sebesar 0,25 persen ke Rp17.989 per dolar AS berpotensi mendorong Bank Indonesia menaikkan BI rate pekan depan.

Dari sektor riil, pemerintah tengah menata distribusi dan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menghemat anggaran dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.

>>> FIFA Bawa Piala Dunia 2026 ke Metaverse Lewat Platform Roblox

"Jika efisiensi anggaran MBG dapat ditekan signifikan, diharapkan berpotensi mengurangi defisit APBN," papar Phintraco Sekuritas.

Hingga Mei 2026, penyerapan anggaran MBG mencapai Rp88,15 triliun, naik 17,53 persen dibandingkan realisasi April 2026 sebesar Rp75 triliun.

Penjualan ritel turun 3,7 persen secara tahunan pada April 2026 akibat pelemahan daya beli setelah kenaikan harga bahan bakar non-subsidi.

"Penjualan ritel turun 11,6% MoM dibandingkan Maret 2026 yang tumbuh 10,3% MoM. Ini penurunan terbesar sejak Juni 2022," jelas Phintraco Sekuritas.

>>> WhatsApp di iPhone Kini Dukung Dua Akun Sekaligus

Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan: ISAT, EXCL, CLEO, INTP, dan AADI.