>>> Fifties Professionals Episode 8 Sub Indo dan Spoiler serta Link bukan LK21 tapi di KST: Ketegangan Baru Menjelang Misi Besar

Dengan total saham beredar yang mencapai 13,08 miliar lembar, nilai korporasi berpotensi menanjak jika penjamin emisi mengeksekusi opsi penjualan saham tambahan atau greenshoe option dalam waktu 30 hari.

Proses penentuan harga saham perdana ini juga dianggap tidak lazim bagi pasar keuangan Amerika Serikat.

Manajemen mengumumkan harga sebelum agenda roadshow rampung sepenuhnya dan saat pasar saham masih aktif berjalan.

Mekanisme unik tersebut dinilai kembali mencerminkan gaya kepemimpinan Elon Musk yang kerap menentang pakem konvensional Wall Street.

Keunikan lain terlihat dari porsi alokasi untuk investor ritel yang mencapai 30 persen, jumlah yang jauh lebih besar daripada pakem umum di pasar modal setempat.

Elon Musk sendiri dipastikan tetap memegang kendali penuh atas arah kebijakan korporasi. Ia diperkirakan masih menguasai sekitar 82 persen hak suara pasca-IPO.

Topangan Starlink dan Ekspansi Kecerdasan Buatan

Berdiri sejak tahun 2002, perusahaan ini membawa visi besar untuk mengembangkan teknologi yang memungkinkan peradaban manusia hidup di multi-planet.

Hingga saat ini, arus pendapatan utama perusahaan disokong oleh layanan internet satelit Starlink yang menjangkau jutaan pelanggan di 164 negara.

Manajemen mengklaim telah mengangkut lebih dari 80 persen dari total volume massa muatan yang diluncurkan ke orbit bumi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Di sisi lain, ekspansi ke sektor kecerdasan buatan atau AI juga terus dipacu melalui kemitraan komputasi awan jangka panjang dengan Google.

Dalam dokumen prospektusnya, manajemen memproyeksikan total peluang pasar yang bisa digarap mencapai nilai US$ 28,5 triliun.

>>> Tiket Konser BTS di Jakarta Ludes Terjual Kurang dari Tiga Jam

Namun, Chief Investment Officer Bokeh Capital Partners, Kim Forrest, menilai bahwa proyeksi tersebut masih berada dalam tahapan yang sangat spekulatif.