PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan penyerang asal Inggris, Deri Corfe, setelah kompetisi BRI Super League 2025/2026 usai.

Keputusan ini menandai akhir kebersamaan pemain berusia 28 tahun tersebut dengan klub berjuluk Laskar Mataram.

>>> Alvaro Arbeloa Cari Mata-Mata di Ruang Ganti Real Madrid

Selama berseragam PSIM, Deri Corfe menjadi salah satu pemain andalan di lini serang. Di bawah arahan pelatih kepala Jean-Paul Van Gastel, ia kerap mendapatkan kesempatan tampil.

Musim lalu, Deri mencatatkan 30 penampilan dari total 34 laga resmi yang dijalani PSIM. Kontribusinya menghasilkan tiga gol dan satu assist.

Berkat performanya, PSIM Yogyakarta finis di posisi ke-11 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.

Pemain kelahiran Inggris itu juga menunjukkan statistik impresif.

Ia membukukan 469 operan sukses dari 546 percobaan, serta 12 tembakan tepat sasaran dari total 25 upaya ke gawang lawan.

>>> Timnas Korea Selatan Matangkan Persiapan Jelang Laga Piala Dunia 2026

Apresiasi Manajemen PSIM

General Manager PSIM, Steven Sunny, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalitas Deri Corfe selama satu musim membela Laskar Mataram.

"Mewakili manajemen PSIM, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Deri Corfe.

Selama semusim bersama Laskar Mataram, dia menunjukkan profesionalitas dan etos kerja luar biasa, baik di dalam maupun luar lapangan," ujar Steven.

Steven menambahkan bahwa kehadiran Deri memberikan kontribusi positif bagi perjalanan PSIM musim lalu. Meski kebersamaan harus berakhir, pengalaman yang dibangun akan tetap menjadi kenangan berharga.

"Kita sama-sama tahu bahwa dunia sepak bola sangatlah dinamis.

>>> Javier Aguirre Turunkan Raúl Jiménez sebagai Starter Lawan Afrika Selatan

Walaupun jalan kebersamaan kita harus berpisah di titik ini, pengalaman dan kehadiran Deri telah memberikan warna tersendiri bagi perjalanan klub," lanjutnya.