PT Prismalink Internasional (Plink), CIMB Niaga Syariah, dan iBantu. co resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat ekosistem zakat digital di Indonesia.

Kesepakatan ini diumumkan dalam kegiatan LAZ Gathering & Award 2026 di Jakarta pada Kamis (11/6/2026).

>>> Pemerintah Tidak Tetapkan 15 Juni 2026 Sebagai Hari Libur Nasional

Kolaborasi ini bertujuan menguatkan infrastruktur digital dan sistem pembayaran guna mempermudah masyarakat dalam berzakat.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan inklusi keuangan di tanah air.

Peran Masing-Masing Pihak

Dalam struktur kolaborasi, Plink berperan sebagai penyedia infrastruktur transaksi dan payment gateway yang mendukung sistem pembayaran digital di platform iBantu.

Integrasi kanal pembayaran, laporan real-time, hingga rekonsiliasi dana akan menyederhanakan proses zakat digital.

Stefanus dari Plink menyatakan bahwa perusahaan menjadi mitra infrastruktur pembayaran yang memastikan seluruh proses berjalan aman, efisien, dan terstandarisasi.

Dengan demikian, Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat lebih fokus menjalankan misi sosialnya.

Sementara itu, iBantu memanfaatkan teknologi blockchain untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

>>> OJK Wajibkan Spin Off Unit Usaha Syariah Multifinance, Ini Kriterianya

Teknologi ini diklaim mampu menghadirkan transparansi penuh serta keterlacakan aliran dana.

Faktor keamanan seluruh transaksi dipastikan oleh Plink agar sesuai regulasi legal.

Gabungan layanan ini membentuk ekosistem zakat digital yang komprehensif.

Stefanus menambahkan bahwa pertumbuhan sektor keuangan syariah dan zakat digital di Indonesia masih memiliki ruang luas.

Plink berkomitmen penuh untuk mendukung ekspansi industri tersebut.

Tantangan yang dihadapi ekosistem zakat nasional memerlukan sinergi kuat antarinstitusi.

>>> iQOO Flagship Days Sale: Diskon iQOO 15, 15R, dan Neo 10

Kolaborasi ini diharapkan menjadi solusi untuk memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.