Pelatih kepala timnas Meksiko, Javier Aguirre, menuntut para pemainnya menjaga keseimbangan emosi saat menghadapi tekanan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026.

Meksiko akan memulai turnamen dengan melawan Afrika Selatan pada 11 Juni 2026 di hadapan sekitar 80.000 penonton.

>>> Dwayne Johnson Rilis Trailer Live-Action Moana dan Buka Tiket

Aguirre menyadari status unggulan membawa tekanan tersendiri. Ia menegaskan timnya tidak boleh kehilangan kendali di lapangan.

"Sebagai tim yang difavoritkan, Anda tidak boleh kehilangan kendali," ujar Aguirre dalam konferensi pers di Mexico City, 10 Juni 2026.

Selain tekanan, Meksiko juga berusaha mematahkan rekor buruk. Sepanjang sejarah Piala Dunia, mereka belum pernah memenangi laga pembuka.

Aguirre baru mengetahui catatan tersebut dari media massa dan menjadikannya motivasi tambahan. "Itu berarti kami memiliki satu alasan tambahan untuk menang besok," katanya.

Pelatih yang kini menjalani periode ketiga bersama El Tri itu optimistis skuadnya mampu mengubah sejarah. "Kami akan mematahkan statistik itu," tegasnya.

Aguirre juga membawa memori manis Piala Dunia 1986 saat ia masih aktif bermain dan berhasil membawa Meksiko ke perempat final di kandang sendiri.

"Dalam 50 tahun berada di sepak bola, tidak ada emosi yang lebih besar daripada Piala Dunia di kandang sendiri.

Itu sesuatu yang tidak akan terlupakan," kenangnya.

>>> Timnas Korea Selatan Targetkan Capaian Lebih Jauh di Piala Dunia 2026

Pengalaman itu ingin ia tularkan kepada generasi pemain saat ini.

"Saya ingin menyampaikan kepada para pemain bahwa ini bisa menjadi hari yang luar biasa bagi kami, sebuah perayaan yang akan dikenang selama puluhan tahun," ujarnya.

Setelah melawan Afrika Selatan, Meksiko masih menghadapi Korea Selatan dan Republik Ceko di Grup A. Aguirre telah mempersiapkan timnya menghadapi berbagai situasi.