"Cengkeraman, dan kemudian kita memiliki kemampuan berbelok, kecepatan tertinggi, akselerasi, aerodinamika," katanya.

Dirinya menambahkan bahwa perbaikan signifikan dari kubu Yamaha kemungkinan belum akan terlihat dalam waktu dekat karena fokus tim yang terbagi.

>>> Kit Ban Darurat di 1 Juta Honda Cederai Delapan Orang

"Kami sudah memulai agak terlambat dengan V4.

Dan jika saya berada di posisi mereka, tentu saja, mereka juga harus mempersiapkan motor 850 cc untuk tahun depan.

Jadi, saya rasa kita tidak akan melihat reaksi apa pun untuk tahun ini," ujarnya.

Rasa Terima Kasih kepada Yamaha

Penurunan performa sepanjang musim ini memunculkan spekulasi mengenai masa depan hubungan panjang kedua belah pihak. Namun, Quartararo memberikan pandangan yang bijaksana.

"Yah, pada akhirnya, beberapa tahun terakhir memang agak seperti itu. Jadi, saya rasa itu tidak akan merusak kisah kami, karena saya akan selalu bersyukur.

Saya akan selalu berterima kasih kepada Yamaha atas apa yang telah kami lakukan," kata Quartararo.

"Tentu saja, dua tahun terakhir bukanlah tahun-tahun terbaik yang telah kami lalui bersama. Tapi saya rasa enam bulan tidak akan mengubah hubungan kami.

Hanya akan terasa panjang (enam bulan) tetapi tidak akan mengubah hubungan kami," ujarnya.

Hingga kini, kepastian mengenai bursa transfer pembalap untuk MotoGP musim 2027 belum dirilis secara resmi.

Namun, rumor kuat beredar bahwa posisi yang ditinggalkan Quartararo di Yamaha bakal digantikan oleh mantan juara dunia, Jorge Martin.

Aksi Quartararo di GP Hungaria sendiri berakhir antiklimaks.

>>> Wuling Pamerkan SUV Flagship Huajing S di Malaysia, Hasil Kolaborasi dengan Huawei

Ia gagal membawa pulang poin akibat menyudahi balapan lebih awal setelah menerima dua kali penalti long lap karena memotong jalur lurus saat berjuang mengatasi kendala cengkeraman ban belakang.