Langkah Nyata Mencegah Penyusutan Otak sejak Muda

Selain teknik mengingat, kesehatan fisik organ otak juga harus dijaga demi menghindari risiko penuaan dini.

Spesialis bedah saraf dr Dimas Rahman Setiawan, SpBS membagikan tiga langkah penting pencegahan pengecilan otak.

Pertama, menjaga rutinitas aktivitas. dr Dimas menyarankan setiap individu untuk tetap aktif bergerak dan produktif bahkan hingga usia senja.

"Kalau bisa memang bekerja, selalu beraktivitas, selalu disibukan dengan aktivitas, sehingga membuat orang pada usia degeneratif, usia tua itu terus berpikir dan berkonsentrasi dengan otaknya," ucap dr Dimas.

Kedua, melatih otak untuk terus berpikir. Kebiasaan beristirahat total tanpa aktivitas pada lansia justru berisiko mempercepat penciutan otot dan jaringan saraf otak.

"Nah, tidak beraktivitas inilah yang akhirnya menyebabkan manusia tidak biasa berpikir, sehingga lama-kelamaan ototnya mulai menciut," katanya.

Ketiga, memenuhi kebutuhan nutrisi otak. Pola makan masyarakat yang cenderung hanya mengutamakan rasa kenyang tanpa gizi seimbang perlu segera diubah.

"Jadi yang kita perhatikan saat ini di Indonesia kadang-kadang nutrisi tidak seimbang, yang penting kenyang.

>>> 10 Karakter Antagonis yang Lebih Populer dari Tokoh Utama

Jadi makan nasinya banyak banget, karbohidratnya banyak, proteinnya mungkin belum cukup," ujar dr Dimas.