PTPN Group dan KPK Luncurkan Whistleblowing System Terintegrasi
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau holding Perkebunan Nusantara menjalin kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan pencegahan korupsi.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui peluncuran whistleblowing system (WBS) terintegrasi di seluruh entitas usaha PTPN Group.
>>> Museum MACAN Gelar Pameran Seni Sinematik Karya Riar Rizaldi
Langkah strategis ini bertujuan meningkatkan transparansi, memperkokoh sistem pengawasan internal, serta membangun budaya pelaporan yang aman.
Sinergi untuk Tata Kelola yang Lebih Baik
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah berkelanjutan demi mengoptimalkan penerapan good corporate governance (GCG).
"Kami telah melakukan kerja sama dengan berbagai aparat penegak hukum, seperti Kepolisian, Kejaksaan, dan KPK.
Dengan kerja sama ini, kami semakin yakin dalam melangkah, terutama dalam menjalankan program hilirisasi yang melibatkan banyak komoditas dan pemangku kepentingan," ujar Denaldy.
Pihak manajemen berharap sinergi ini mampu menciptakan efektivitas kerja yang nyata bagi internal perusahaan sekaligus memberikan kontribusi positif dalam skala nasional.
>>> Bank BUMN Salurkan Kredit Triliunan Rupiah untuk Program Strategis Pemerintah
Deputi Bidang Informasi dan Data KPK, Eko Marjono, menyatakan bahwa partisipasi aktif dari berbagai pihak sangat krusial dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang akuntabel, bersih, dan berintegritas.
"Pemberantasan korupsi tidak dapat dilakukan secara sektoral, tetapi membutuhkan sinergi yang erat dari seluruh pihak untuk bersama-sama membangun budaya integritas," ujar Eko.
Kerja sama antara KPK dan PTPN sebenarnya telah berlangsung sejak 2020 melalui berbagai program kolaboratif.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan peluncuran WBS terintegrasi menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat implementasi kerja sama tersebut.
>>> Cristiano Ronaldo Tampil Buruk Jelang Piala Dunia 2026
Melalui sistem pelaporan baru ini, seluruh insan perusahaan dan pemangku kepentingan eksternal kini memiliki akses untuk melaporkan setiap indikasi pelanggaran secara aman, mudah, dan bertanggung jawab.
Update Terbaru
Samsung Galaxy Z Fold 8 Bergaya Paspor, Kenapa Harus Marah?
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB
Paramount Skydance Setuju Tunda Merger dengan Warner Bros hingga Sidang Antimonopoli Rampung
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB
Bukan Red Flag, 4 Zodiak Ini Justru Pasangan Paling Tulus dan Setia
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB
Empat Shio Alami Kemudahan Hidup Mulai 27 Juli 2026, Tantangan Terlewati
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB
Kenali 4 Tanda Ginjal Rusak dari Warna dan Bau Air Kencing
Senin / 27-07-2026, 06:56 WIB
Kepergok Curi Ayam Aduan, Pria Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan
Senin / 27-07-2026, 06:56 WIB
Nathalie Holscher Bela Ustaz Syam yang Dihujat Usai Ceramah di Pernikahannya
Senin / 27-07-2026, 06:56 WIB
Ganjar Hormati Langkah Kaesang Nyaleg dari Solo, Serahkan Penilaian ke Rakyat
Senin / 27-07-2026, 06:56 WIB
Harga Baterai Turun 35%, Tapi Mengapa Harga EV Tak Juga Murah?
Senin / 27-07-2026, 06:35 WIB
Kecelakaan Maut di Derby, Bayi Perempuan Tewas Bersama Tiga Orang Lain
Senin / 27-07-2026, 06:35 WIB
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 27 Juli 2026: 12 Perjalanan, Tarif Rp8.000
Senin / 27-07-2026, 06:35 WIB
Jadwal KRL Jogja–Solo 27 Juli 2026: Rute, Tarif Flat Rp8.000, dan 15 Waktu Keberangkatan
Senin / 27-07-2026, 06:35 WIB
Emiliano Grillo Kejar Pimpinan Turnamen Usai Kelahiran Anak Kedua
Senin / 27-07-2026, 06:28 WIB
Palmeiras Jamu Atletico MG di Laga Perdana Nubank Parque
Senin / 27-07-2026, 06:28 WIB







