Kebakaran Bukit Sempana Meluas hingga 116 Hektare, Puluhan Pendaki Dievakuasi
Kebakaran lahan melanda kawasan Bukit Sempana di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, sejak Selasa (9/6/2026) sore.
Api dengan cepat meluas hingga mencapai 116 hektare, memaksa otoritas mengevakuasi puluhan pendaki dan menutup sementara seluruh kegiatan pendakian di objek wisata tersebut.
>>> Samsung Gelar Big Bespoke AI Fest, Cashback Hingga Rp 20.000
Kepala Kepolisian Sektor Sembalun Iptu Lalu Subadri mengatakan, lokasi kebakaran berjarak sekitar 500 meter dari area perkemahan yang biasa digunakan pendaki.
Proses evakuasi dilakukan untuk menjamin keselamatan pengunjung dari polusi asap dan bahaya kobaran api. Sebanyak 25 orang dievakuasi menuju Pos 1.
Otoritas kehutanan bersama kepolisian berkolaborasi menangani situasi darurat, terutama mengamankan jalur di atas bukit. Kepala Resort Kesatuan Pengelolaan Hutan Rinjani Timur Supandi menyebut medan ekstrem menjadi tantangan utama.
Upaya pemadaman baru bisa dilakukan pada Rabu (10/6) pagi karena medan terjal dan cuaca dingin. Petugas tidak berani melakukan pemadaman malam hari karena risiko tinggi.
>>> Kemenhaj Temukan Praktik Badal Haji Fiktif di Makkah
Kepala Seksi Perlindungan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Rinjani Timur, Lalu Iskandar, mengungkapkan luas area terbakar teridentifikasi 116 hektare pada siang hari.
Personel gabungan dikerahkan untuk memotong jalur perambatan api di area atas dengan membuat sekat bakar agar api tidak menjalar ke punggung bukit lain.
Pemantauan dari posko utama menunjukkan masih ada delapan titik api aktif yang sulit dijangkau karena tebing curam dan angin kencang.
>>> Tugure Edukasi Pelaku Usaha Garap Peluang Asuransi Logistik Nasional
Penyelidikan awal menduga kebakaran disebabkan oleh perburuan liar di kawasan hutan lindung tersebut.
Update Terbaru
PTBA Setujui Dividen Rp 1,3 Triliun untuk Tahun Buku 2025
Kamis / 11-06-2026, 17:56 WIB
Prabowo Setujui Rencana Energi Bersih Jusuf Kalla Senilai Rp70 Triliun
Kamis / 11-06-2026, 17:56 WIB
Imigrasi AS Tolak Masuk Wasit Somalia untuk Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 17:56 WIB
BCA Siapkan Dana Buyback Saham Maksimal Rp 5 Triliun
Kamis / 11-06-2026, 17:56 WIB
Abdul Halim Sakit Apa? Benarkah Serangan Jantung? Berikut Kronologi Kematian Mantan Kades Sekapuk Gresik
Kamis / 11-06-2026, 17:55 WIB
Bank Sentral Asia Perketat Pengawasan Valas Hadapi Tekanan Global
Kamis / 11-06-2026, 17:52 WIB
IHSG 9 Juni 2026 Ditutup Melemah ke Level 5.896
Kamis / 11-06-2026, 17:52 WIB
Pemadaman Listrik Ganggu Produksi Konveksi Kecil di Pulau Jawa
Kamis / 11-06-2026, 17:52 WIB
Pemerintah Kirim 200 Pemuda Desa ke Jepang untuk Belajar dan Tingkatkan Keterampilan
Kamis / 11-06-2026, 17:52 WIB
Poco F8 Siap Guncang Pasar Ponsel Gaming Indonesia
Kamis / 11-06-2026, 17:51 WIB
Kalla Group Siapkan Investasi Rp70 Triliun untuk Energi Nasional
Kamis / 11-06-2026, 17:51 WIB
Jusuf Kalla dan Prabowo Bahas Ketahanan Energi untuk Target Ekonomi 8 Persen
Kamis / 11-06-2026, 17:51 WIB
Trump Bahas Opsi Nuklir untuk Iran, Laporan Hersh
Kamis / 11-06-2026, 17:49 WIB
XLSmart Luncurkan Esta Ecosystem untuk Perkuat Pasar Korporasi
Kamis / 11-06-2026, 17:49 WIB






