Klub Liga Inggris Siap Gugat Manchester City soal Kompensasi
Sejumlah klub Liga Inggris kini bersiap mengajukan tuntutan ganti rugi finansial terhadap Manchester City. Langkah ini dipicu oleh perkembangan baru dari sengketa terpisah antara Everton dan Burnley.
Aturan kompetisi memungkinkan klub menuntut kompensasi jika pelanggaran dari tim rival terbukti menyebabkan kerugian pendapatan.
>>> Kementerian ESDM Bantah Pemadaman Listrik Akibat Krisis Batu Bara
Everton diwajibkan membayar kompensasi 40 juta paun kepada Burnley akibat pelanggaran Aturan Profitabilitas dan Keberlanjutan (PSR) yang berujung degradasi Burnley pada 2022.
Preseden hukum ini membuat tim-tim saingan Manchester City mulai menggalang kesiapan regulasi.
"Aturan Liga Inggris mengizinkan klub untuk mencari kompensasi dari klub lain atas pelanggaran aturan yang menyebabkan kerugian bagi mereka," tulis laporan The Lawyer.
Penghitungan nominal ganti rugi disesuaikan dengan kalkulasi matematis terhadap peluang prestasi yang hilang.
"Besaran ganti rugi biasanya dihitung berdasarkan nilai peluang yang hilang dan kemungkinan keberhasilan yang seharusnya didapat," tambah laporan tersebut.
Sejumlah klub Liga Inggris diketahui telah menunjuk penasihat hukum untuk menggugat City.
>>> Kemenkop Akan Evaluasi Bisnis Koperasi Desa Merah Putih pada Agustus 2026
Mereka akan menuntut kompensasi jika klub tersebut terbukti melanggar aturan liga dalam kasus 115 dakwaan yang sedang berjalan.
Analisis dari media SheWore menyebut Arsenal dan Manchester United berpotensi menjadi pihak dengan klaim kerugian terbesar.
Perhitungan didasarkan pada distribusi hadiah uang berdasarkan posisi klasemen dan hak partisipasi kompetisi Eropa.
Pada musim 2015/2016, Manchester City menduduki peringkat keempat dan unggul selisih gol dari Manchester United.
Keberhasilan City menembus Liga Champions menghasilkan pemasukan tambahan sekitar 50 juta paun, yang kini menjadi basis perhitungan kerugian hipotetis United.
Mayoritas dari 115 dakwaan terhadap Manchester City mencakup dugaan pelanggaran regulasi finansial antara 2009 hingga 2018.
>>> Triumph Luncurkan Scrambler 400 XC dan Tiger 900 Alpine Edition di Indonesia
Pengumuman vonis final dari otoritas Liga Inggris diperkirakan akan dirilis dalam waktu dekat.
Update Terbaru
KonoSuba Season 4 Rilis Visual Baru, Ganti Studio, Tayang 2027
Senin / 27-07-2026, 01:07 WIB
Wanita 73 Tahun Gugat Startup Robot Pengantar Setelah Ditabrak dan Dilindas
Senin / 27-07-2026, 01:01 WIB
Cavaliers dan Warriors Incar Mario Hezonja Usai Gagal Dapatkan LeBron James
Senin / 27-07-2026, 01:00 WIB
Julia Roberts Hadiri Pernikahan Emma Roberts di Idaho dengan Gaun Polka Dot
Senin / 27-07-2026, 01:00 WIB
Josh Allen Siap Hadapi Musim NFL 2026 Usai Capai Pencapaian Gemilang
Senin / 27-07-2026, 00:56 WIB
Tigers Hadapi Royals di Final Seri Comerica Park, Valdez Jadi Andalan
Senin / 27-07-2026, 00:56 WIB
Andruw Jones Resmi Masuk Baseball Hall of Fame di Tahun Kesembilan
Senin / 27-07-2026, 00:56 WIB
Mantan Linebacker Colts Daniel Adongo Dideportasi ICE
Senin / 27-07-2026, 00:56 WIB
Debut Pahit Shin Tae-yong di Persija, Gol Bunuh Diri Radovan Pankov Bawa Persebaya Menang
Senin / 27-07-2026, 00:49 WIB
Vegetarian Lebih Sulit Capai Usia 100 Tahun? Ini Faktanya
Senin / 27-07-2026, 00:49 WIB
Trik Sederhana untuk Berkomunikasi dengan Kucing Anda
Senin / 27-07-2026, 00:49 WIB
Hak Eminen Bisa Digunakan untuk Merampas Lahan Demi Pusat Data AI
Senin / 27-07-2026, 00:43 WIB
Buronan Kasus Pemerkosaan Bersembunyi sebagai Eksekutif Farmasi Selama 20 Tahun
Senin / 27-07-2026, 00:42 WIB
Meta Larang Pengguna yang Melecehkan dengan Kacamata AI
Senin / 27-07-2026, 00:35 WIB







