Pemerintah menyediakan aplikasi Cek Bansos untuk memudahkan masyarakat mendaftar sebagai penerima bantuan sosial. Proses ini penting agar data Anda tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dengan terdaftar di DTSEN, Anda berpeluang mendapatkan bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), atau Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

>>> HIP Biodiesel Juni 2026 Turun Jadi Rp14.643 per Liter, Bioetanol Naik

Persiapan Sebelum Mendaftar

Siapkan KTP elektronik yang masih berlaku dan Kartu Keluarga (KK) yang sesuai data Dukcapil. Pastikan smartphone Anda memiliki koneksi internet stabil dan alamat email aktif untuk verifikasi.

Siapkan juga foto kondisi rumah sebagai bukti pendukung verifikasi ekonomi. Pemerintah tidak memungut biaya apa pun dalam proses pendaftaran bansos.

Waspadai penipuan yang meminta OTP, password, atau data rekening pribadi. Gunakan hanya aplikasi resmi dan situs berakhiran .

go. id.

Langkah-Langkah Pendaftaran

Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store atau App Store.

Buka aplikasi dan buat akun baru dengan mengisi NIK, nomor KK, nama lengkap, alamat email, nomor HP, username, dan password.

>>> Kemensos Salurkan BPNT Juni 2026 Sebesar Rp600 Ribu, Cek Penerima di Sini

Unggah foto KTP dan foto selfie sambil memegang KTP untuk verifikasi identitas. Tunggu email aktivasi yang biasanya dikirim dalam 1×24 jam.

Setelah akun aktif, login kembali dan pilih menu "Daftar Usulan".

Klik "Tambah Usulan", isi data diri sesuai KTP dan KK, pilih jenis bantuan (PKH atau BPNT), lalu unggah foto rumah.

Cek Status Pendaftaran

Pantau status melalui situs cekbansos. kemensos.

go. id.

Pilih wilayah sesuai KTP, masukkan nama lengkap, isi kode captcha, lalu klik "Cari Data".

>>> Anthony Hudson Banjir Kritik Usai Hasil Buruk Timnas Thailand

Jika muncul status "Proses Bank" atau "PT Pos", bantuan sudah dalam tahap pencairan. Jika data tidak ditemukan, pengajuan masih dalam proses verifikasi oleh sistem dan musyawarah desa/kelurahan.