Pemerintah Kota Bandung resmi menunjuk PT Fauna Land (Faunaland) sebagai pengelola baru kawasan wisata edukasi satwa Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo.

Penetapan ini diumumkan pada Kamis (11/6/2026) dengan durasi kontrak selama 26 tahun.

>>> Zulkifli Hasan Temukan Pembengkakan Titik Dapur Makan Bergizi Gratis

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan bahwa saat ini sedang dilakukan pembahasan poin-poin perjanjian kerja sama (PKS) selama dua hari.

Langkah ini diambil setelah keputusan resmi dari panitia lelang yang telah disepakati bersama Kementerian Kehutanan.

"Bandung Zoo sudah ada pemenangnya, Faunaland. Saat ini sedang pembicaraan selama 2 hari untuk poin-poin PKS.

Nah, setelah saya sudah bicara dengan Menteri Kehutanan langsung kemarin, dan kita bersepakat atas keputusan dari panitia lelang," kata Muhammad Farhan.

Proses selanjutnya meliputi penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah daerah, kementerian terkait, dan pemenang lelang.

>>> HBAT Fokus pada Rumah Tapak di Tengah Tantangan Properti 2026

Kerja sama ini akan mengatur pembagian tanggung jawab biaya operasional serta masa transisi pengambilalihan pengelolaan.

Penunjukan Faunaland didasarkan pada perolehan skor tertinggi dalam proses lelang terbuka. Dokumen hasil lelang telah berkekuatan hukum setelah ditandatangani oleh seluruh pihak yang hadir.

Terkait hak pekerja, skema pembiayaan upah karyawan Bandung Zoo masih bersumber dari anggaran pemerintah daerah hingga akhir Juni 2026.

Sementara itu, pengelola baru wajib menyetorkan kontribusi tetap Rp 4,3 miliar per tahun ditambah 11 persen bagi hasil keuntungan.

"Karyawan insyaallah sampai akhir bulan Juni gajinya nanti akan dibayarkan masih oleh pemerintah, sesuai dengan anggaran yang kita miliki.

>>> PP Muhammadiyah Tambah Kuota Beasiswa S1 Universitas Al-Azhar Kairo

Kalau kontribusi tetap itu setiap tahun. Plus 11 persen bagi hasil keuntungan," pungkas Muhammad Farhan.