Penyerang andalan Knicks tersebut menjelaskan perubahan instingnya di udara ketika bola bergerak di luar perkiraan awalnya.

>>> Akurasi Tembakan OG Anunoby Antar New York Knicks Ungguli Spurs

"Tried to get a tip-dunk or something. The ball went over my head, so I couldn’t really dunk it.

So I tried to tip it in softly and it went in," ucap Anunoby.

Di sisi lain, kubu lawan mengakui momentum tersebut tercipta akibat kelengahan dalam melakukan penjagaan kotak penalti.

"Bounce off the rim the right way. He tipped it in the right way.

It went in. I could play ‘wish I could have did this, wish I could have did that.’

But at the end of the day, he tipped the ball and it went in the rim," kata Dylan Harper.

Pemain pendatang baru milik Spurs itu juga menyatakan bahwa dirinya sempat merasa mampu mengalau pergerakan bola.

"I definitely thought I had a hand on it. I definitely think I helped put the ball in the rim.

But just got to box out," ujar Harper.

Catatan kebangkitan 29 poin ini menjadi yang terbesar dalam sejarah Final NBA sekaligus melampaui momen-momen legendaris Knicks masa lalu.

Momen tersebut seperti aksi empat angka Larry Johnson pada 1999, tembakan Allan Houston pada 1999, maupun jump shot ikonik Willis Reed pada final tahun 1970.

"We’re enjoying it right now," ucap OG Anunoby.

Meski mencetak sejarah besar bagi publik New York, fokus utama sang pemain kini langsung dialihkan pada persiapan laga krusial berikutnya.

>>> OG Anunoby Pahlawan Kemenangan Dramatis Knicks di Final NBA

"But we’re just focused on the next game now," tutur Anunoby.