Masyarakat kini bisa mengecek posisi tingkat kesejahteraan ekonomi yang tercatat di basis data pemerintah secara mandiri. Langkah ini penting untuk mengetahui peluang menjadi penerima berbagai program bantuan sosial.

Pengecekan desil Kementerian Sosial (Kemensos) periode Juni 2026 dapat diakses secara online. Warga hanya perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

>>> Kementerian UMKM Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,5 Triliun untuk 2027

Proses ini bisa dilakukan langsung melalui telepon seluler. Masyarakat tidak perlu lagi mendatangi kantor kelurahan ataupun dinas sosial setempat.

Status desil menjadi indikator utama bagi pemerintah dalam memvalidasi sasaran bantuan.

Beberapa program yang mengacu pada data ini antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Apa Itu Desil?

Desil merupakan sistem klasifikasi untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat. Pemerintah membagi seluruh penduduk ke dalam 10 tingkatan kelompok yang berbeda.

Urutan angka desil yang semakin kecil menunjukkan tingkat kesejahteraan ekonomi yang semakin rendah. Data ini tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kementerian Sosial mengelola dan memperbarui data tersebut secara berkala. Integrasi berbagai sumber data pemerintah dilakukan demi memastikan distribusi bantuan sosial lebih tepat sasaran.

Cara Cek Desil via Aplikasi Cek Bansos

Informasi status desil dapat diakses melalui aplikasi resmi Cek Bansos. Layanan digital ini sudah tersedia untuk perangkat berbasis Android maupun iPhone.

Berikut langkah-langkah pengecekan melalui aplikasi:

Unduh aplikasi Cek Bansos lewat Play Store atau App Store. Buka aplikasi, lalu masuk ke menu "Cek Bansos".

Isikan nomor NIK sesuai data KTP. Tekan tombol "Cari Data" untuk memulai pemindaian.