PT Jawa Satu Power (JSP) mengoperasikan kedua unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa Satu secara penuh untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali).

Pembangkit berkapasitas 1.760 MW ini terintegrasi dalam sistem interkoneksi Jamali 500 kV.

>>> Harga Pertamax Naik per 10 Juni 2026, Ini Biaya Isi Full Toyota Veloz Hybrid

Unit 1 telah kembali berfungsi normal setelah menjalani pemeliharaan berkala yang rampung lebih cepat dari target.

Direktur Utama PT Jawa Satu Power, Dwi Murray, menyatakan bahwa keandalan operasional menjadi prioritas utama perusahaan.

"Saat ini PLTGU Jawa Satu beroperasi dengan baik dan siap mendukung kebutuhan sistem sesuai pengaturan pembebanan yang ditetapkan PLN," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penyelesaian pemeliharaan Unit 1 yang lebih cepat mencerminkan dedikasi tim dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

>>> Sufmi Dasco: Pembelian Saham BBCA Tak Masalah Asal Ikuti Aturan

JSP secara konsisten menjalankan program perawatan terjadwal sesuai standar operasional dan praktik terbaik industri. Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan PLN dan pemangku kepentingan untuk menjamin ketersediaan listrik berkualitas.

Seluruh pengaturan pembebanan pembangkit dalam sistem interkoneksi dikendalikan secara terpusat oleh Pusat Pengatur Beban (P2B) PLN sesuai kebutuhan lapangan.

Sebagai salah satu PLTGU terbesar di Asia, Jawa Satu Power mengadopsi teknologi combined cycle generasi terbaru yang efisien dan ramah lingkungan.

>>> Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Soroti Minimnya Dokter Spesialis Jantung

Dwi Murray menekankan komitmen perusahaan untuk terus memberikan kontribusi optimal bagi ketahanan energi nasional.