Setiap pergantian tahun menjadi pengingat bahwa usia terus berkurang. Karena itu, bulan Muharram layak dijadikan awal untuk memperkuat ibadah, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kualitas hubungan dengan keluarga maupun lingkungan sekitar.

Keutamaan Taubat di Bulan Muharram

Di antara keistimewaan Muharram adalah adanya hari yang menjadi momentum diterimanya taubat. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya memperbanyak ibadah pada bulan ini, termasuk puasa sunah.

Dalam sebuah hadis disebutkan:

«إِنْ كُنْتَ صَائِمًا شَهْرًا بَعْدَ رَمَضَانَ، فَصُمِ الْمُحَرَّمَ فَإِنَّهُ شَهْرُ اللَّهِ، وَفِيهِ يَوْمٌ تَابَ فِيهِ قَوْمٌ، وَيُتَابُ فِيهِ عَلَى آخَرِينَ»

Hadis tersebut menunjukkan bahwa Muharram memiliki kedudukan khusus sehingga Rasulullah SAW menyebutnya sebagai syahrullah atau bulan Allah. Bulan ini juga menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan.

Puasa Asyura dan Tasu'a

Amalan yang paling dikenal pada bulan Muharram adalah puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa tersebut menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama setahun yang telah berlalu.

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan:

عَنْ أَبي قَتَادَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ المَاضِيَةَ

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa Tasu'a pada 9 Muharram. Puasa tersebut menjadi pelengkap puasa Asyura dan sekaligus pembeda dari tradisi yang dilakukan kaum Yahudi pada waktu itu.

Pelaksanaannya dapat dilakukan pada tanggal 9 dan 10 Muharram atau cukup pada 10 Muharram sesuai kemampuan masing-masing.

Menjaga Semangat Ketaatan

Menjelang berakhirnya Zulhijah, setiap Muslim hendaknya memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memperbanyak amal saleh. Dengan memasuki Muharram, semangat beribadah tidak boleh berkurang setelah rangkaian ibadah besar pada bulan sebelumnya.

Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita untuk memasuki tahun baru Hijriah dalam keadaan iman yang lebih baik, hati yang lebih bersih, serta tekad yang kuat untuk menjalankan setiap perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya.