Prisa mengatakan bahwa investor tidak hanya mengenal saham, tetapi juga dapat merasakan pengalaman berinvestasi di reksa dana dan logam mulia.

Untuk melengkapi program stimulus, Mirae Asset menyiagakan jaringan Investment Specialist bersertifikasi di berbagai kantor edukasi sebagai penasihat teknis nasabah.

Peran mereka mencakup edukasi dan advisory, membantu investor memahami peluang sekaligus mengelola risiko investasi di tengah volatilitas pasar.

Layanan edukasi dan konsultasi portofolio ini merupakan komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjaga stabilitas partisipasi investor domestik.

Prisa menegaskan bahwa investor ritel adalah bagian penting dari pasar modal Indonesia, dan perusahaan ingin memastikan mereka tidak merasa sendirian saat menghadapi kondisi pasar yang volatil.

Perusahaan menegaskan bahwa program insentif ini tidak dirancang agar nasabah bertransaksi secara berlebihan tanpa perhitungan matang.

>>> Jadwal KRL Jogja-Solo 11 Juni 2026, Tarif Rp8.000 Bantu Mobilitas Komuter

Prisa menambahkan bahwa ketika pasar lesu, selalu ada peluang yang bisa dimanfaatkan, dan investor yang mulai mengakumulasi aset berkualitas berpotensi memperoleh hasil lebih baik saat pasar pulih.