Andre Ventura Kritik Pidato Presiden Portugal yang Dianggap Terlalu Institusional

Ketua Partai Chega Andre Ventura melayangkan kritik tajam terhadap pidato Presiden Republik Portugal Antonio Jose Seguro dalam peringatan Hari Portugal pada Rabu (10/06/2026).
Ventura menilai pidato kepala negara tersebut terlalu institusional dan kurang tegas karena mengabaikan pembahasan kasus hukum konkret serta reformasi ketenagakerjaan.
>>> Cara Mengatasi GoPay Pinjam yang Tidak Disetujui
Kritik tersebut disampaikan Ventura kepada para jurnalis di Lisboa saat menghadiri acara pembukaan markas nasional partainya yang bertepatan dengan momentum Hari Portugal.
Menurut laporan cmjornal.
pt, Ventura mempertanyakan esensi pidato Presiden Seguro yang disampaikan di Angra do Heroismo setelah rangkaian upacara resmi Hari Portugal, de Camoes, dan Komunitas Portugis selesai digelar.
"Teve o mérito de apelar à coragem, dizendo que é preciso coragem para fazer mudanças e reformas, mas, depois, foi demasiado institucional, pouco assertivo naquilo que é preciso fazer - e às vezes as pessoas não compreendem muito bem.
O país está numa fase em que ou faz as mudanças que são precisas, ou não avançará e continuaremos a ser ultrapassados," kritik Andre Ventura.
Ventura berpendapat bahwa kelemahan sistem politik saat ini terletak pada kebiasaan para politikus yang gemar menyuarakan perubahan tanpa menjabarkan keputusan konkret yang akan diambil.
Ia kemudian memaparkan pandangan yang berseberangan dengan Presiden Seguro mengenai dampak populisme dalam peta politik nasional.
"O maior dos populismos é deixar tudo como está e o maior risco para a democracia do país é deixarmos que a corrupção continue a ter o bar aberto que tem.
É deixarmos que a população continue a sentir que quem vem de fora tem mais privilégios do que quem cá está, é deixarmos que o sistema de saúde continue a degradar-se," cetus Andre Ventura.
Update Terbaru
Timnas Indonesia Kalahkan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday
Kamis / 11-06-2026, 05:36 WIB
Wall Street Merosot Tajam, Aksi Jual Saham Teknologi dan Konflik AS-Iran Jadi Pemicu
Kamis / 11-06-2026, 05:36 WIB
BCA Pertahankan Strategi Penghimpunan Dana Pruden Usai BI Rate Naik
Kamis / 11-06-2026, 05:32 WIB
AS Siapkan Serangan Militer ke Fasilitas Penting Iran
Kamis / 11-06-2026, 05:32 WIB
Piala Dunia 2026 Gelar Pembukaan Serentak di Tiga Negara
Kamis / 11-06-2026, 05:32 WIB
Portugal Uji Coba Terakhir Hadapi Nigeria di Leiria
Kamis / 11-06-2026, 05:31 WIB
Apple Luncurkan Apple Intelligence dan iOS 27 di WWDC 2026
Kamis / 11-06-2026, 05:26 WIB
Portugal Kalahkan Nigeria 2-1 dalam Uji Coba Terakhir Jelang Piala Dunia
Kamis / 11-06-2026, 05:25 WIB
Natan Costa Bawa GD Vitoria Sernache Promosi ke Liga 3 Portugal
Kamis / 11-06-2026, 05:25 WIB
AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Runtuh
Kamis / 11-06-2026, 05:25 WIB
IHSG Berpeluang Menguat 11 Juni 2026, Uji Level Psikologis 6.000
Kamis / 11-06-2026, 05:24 WIB
Natan Costa Bawa Vitória de Sernache Promosi ke Liga 3
Kamis / 11-06-2026, 05:20 WIB
Beckham Putra Alami Intimidasi Oknum Suporter di SUGBK
Kamis / 11-06-2026, 05:20 WIB
Ancaman Trump ke Iran Dorong Harga Minyak Dunia Naik Hingga 2 Persen
Kamis / 11-06-2026, 05:16 WIB






