"Saya akan melaporkan hal ini dan mendiskusikannya dengan Ketua Umum PSSI serta anggota Exco. Kami akan mencari pihak yang bersangkutan," terang Yunus Nusi.

Sanksi administratif berupa pemblokiran akses masuk ke stadion menjadi opsi utama yang diusulkan dalam rapat mendatang.

Oknum yang tidak bersikap tertib dianggap tidak layak mendapatkan tempat di tribun pertandingan internasional.

"Saya akan mengusulkan agar suporter yang tidak memberikan dukungan yang baik kepada Timnas Indonesia dikenakan sanksi larangan menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang."

Federasi menegaskan tidak akan menoleransi kehadiran perusak kondusivitas tim di masa depan. Proses identifikasi visual akan dilakukan secara masif di lingkungan stadion.

"Kami akan melarang oknum-oknum suporter seperti ini untuk masuk dan menonton pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang."

Selain sanksi larangan masuk, PSSI berencana memajang identitas pelaku di area publik sekitar stadion. Langkah ini diambil sebagai sanksi sosial agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Kami akan mengidentifikasi mereka.

Bila diperlukan, foto dan identitas wajah yang bersangkutan akan kami rilis atau dipasang di sekitar stadion tempat Timnas Indonesia bertanding," papar Yunus Nusi.

Kasus ini sendiri mulai mendapat sorotan publik setelah sebuah rekaman video memperlihatkan ketegangan antara Beckham dan penonton beredar di media sosial.

Pemain asal klub Persib Bandung itu diduga kuat mendapat provokasi verbal yang memicu friksi setelah laga usai.

>>> John Herdman Andalkan Pemain Domestik di Piala AFF 2026

"Masa ada suporter yang mengatai, menghujat, dan melontarkan makian kepada pemain Timnas Indonesia? Ini sudah keterlaluan," terang Yunus Nusi.