Reliance Industries Limited (RIL) dan Meta Platforms, Inc. mengumumkan kemitraan strategis untuk mengembangkan proyek pusat data baru di Jamnagar, Gujarat.

Fasilitas ini akan memiliki kapasitas awal 168 megawatt (MW) yang akan dioperasikan dalam dua tahun, dengan opsi perluasan di masa depan.

>>> Portugal Uji Coba Lawan Nigeria untuk Hadapi RD Kongo di Piala Dunia 2026

Proyek ini menandai kapasitas pusat data built-to-suit pertama Meta di India.

Meta akan menyewa seluruh kapasitas 168 MW untuk mendukung bisnis inti, infrastruktur global, dan kebutuhan komputasi kecerdasan buatan (AI).

Infrastruktur dan Lokasi Strategis

RIL akan bertindak sebagai penyedia solusi tunggal untuk proyek hiperskala ini, mengelola seluruh siklus hidup pusat data.

Lingkupnya mencakup desain awal, konstruksi, manajemen utilitas, konektivitas jaringan, penyediaan pasokan energi terbarukan, dan layanan operasional penuh.

Pemilihan Jamnagar memberikan keunggulan operasional, seperti kapasitas pengiriman yang kuat, ketersediaan air yang andal, dan kedekatan dengan stasiun kabel laut barat India serta jaringan serat optik Reliance Jio.

Untuk mengoptimalkan konektivitas, fasilitas ini akan terintegrasi dengan investasi jaringan Meta, termasuk Project Waterworth, sistem kabel bawah laut terpanjang di dunia.

Keberlanjutan dan Manajemen Sumber Daya

Pusat data ini dirancang dengan fokus pada keberlanjutan lingkungan, menggunakan kombinasi energi terbarukan dan mekanisme pendinginan canggih.

Pasokan listrik akan 100% berasal dari energi terbarukan yang dikelola RIL dan didanai penuh oleh Meta.

>>> Konflik AS-Iran Memanas, Pasar Saham Global Tertekan

Sistem pendingin akan menggunakan air laut desalinasi, juga dikelola RIL dan didanai Meta.

Meta akan menanggung seluruh biaya operasional energi dan air yang digunakan, sejalan dengan kerangka keberlanjutan kedua perusahaan.