Thariq Halilintar Bantah Umrah Gratis, Serahkan Bukti Transfer Rp160 Juta ke Polisi
Pasangan selebritas Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid telah memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait dugaan kasus penipuan umrah PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.
Melalui kuasa hukumnya, Sangun Ragahdo, mereka membantah tegas kabar yang menyebut perjalanan umrah akhir tahun 2025 merupakan fasilitas gratis.
>>> Kepercayaan Warga Eropa terhadap AS sebagai Sekutu Keamanan Merosot Tajam
"Saya melihat ada yang bilang ternyata selama ini Thariq dan Aaliyah umroh ini gak bayar. Oh gak.
Justru yang kemarin itu, yang udah berapa kali di-approach mereka nggak mau karena mereka mau bayar," kata Sangun di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6/2026).
Rincian Biaya dan Skema Kerja Sama
Rombongan yang berangkat bersama Thariq berjumlah delapan orang, dan sebagian besar dibiayai secara mandiri.
Sangun menjelaskan bahwa kliennya mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk memberangkatkan anggota keluarga dan tim manajemen.
"Pembayaran dari Thariq pun ini gak sedikit.
Kita telah membayar kepada Hanania ini itu mencapai hampir Rp 170 juta, Rp 160 juta sekian, itu di luar biaya-biaya untuk di sana untuk makan, bayar mutawif dan lain sebagainya," beber Sangun.
Hubungan kerja sama yang terjalin menerapkan sistem barter jasa profesional. Thariq dan Aaliyah memiliki kewajiban promosi digital melalui media sosial sebagai timbal balik dari fasilitas yang diterima.
>>> Huawei Watch Fit 5 Pro Punya Banyak Kelebihan, Namun Tiga Hal Ini Layak Jadi Pertimbangan
"Thariq ini diberikan benefit ya dalam tanda kutip ya Thariq and Aaliyah ya, mendapatkan benefit itu adalah untuk diberangkatkan untuk Thariq, Aaliyah, dan Arash," terang Sangun.
Penyerahan Bukti Dokumen ke Penyidik
Tim pengacara telah melampirkan berkas fisik berupa invoice serta bukti transfer bank ke penyidik.
"Tadi sudah kami berikan semua buktinya dan semua sudah dicatat dimasukkan ke BAP juga," tegas Sangun.
Di sela pemeriksaan, Thariq menyampaikan rasa prihatin atas nasib ribuan jemaah yang menjadi korban penggelapan dana yang diduga dilakukan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan.
"Nggak ada sebanding lah dengan kerugian para korban yang ada," ucap Thariq.
Proses penyidikan terhadap Hanania Group masih terus berjalan untuk mendalami aliran dana marketing yang melibatkan figur publik.
>>> KemenPPPA Usul Tambahan Anggaran Rp 136 Miliar untuk Program 2027
Pihak Thariq dan Aaliyah menegaskan komitmen kooperatif demi membantu korban mendapatkan haknya.
Update Terbaru
ANTM Bagikan Dividen Tunai Rp 5,05 Triliun, Yield 7,63%
Rabu / 10-06-2026, 20:20 WIB
Sektor Manufaktur Tertekan Pelemahan Rupiah Akibat Ketergantungan Bahan Baku Impor
Rabu / 10-06-2026, 20:20 WIB
Arsene Wenger Yakin Kylian Mbappe Akan Bersinar di Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 20:16 WIB
Polri Ajak Masyarakat Nobar Piala Dunia 2026 di Kantor Polisi
Rabu / 10-06-2026, 20:16 WIB
KPK Belum Jadwalkan Pemanggilan Raffi Ahmad Terkait Kasus Bea Cukai
Rabu / 10-06-2026, 20:16 WIB
Pemerintah Revisi UU UMKM untuk Perkuat Perlindungan dan Daya Saing
Rabu / 10-06-2026, 20:09 WIB
Indo Premier Dorong Literasi Finansial dan AI bagi Generasi Muda
Rabu / 10-06-2026, 20:09 WIB
Revitalisasi Sekolah Kemendikdasmen Dongkrak Minat Calon Siswa Baru
Rabu / 10-06-2026, 20:09 WIB
Pemerintah Dorong Kenaikan Harga TBS Sawit 10 Persen pada 2026
Rabu / 10-06-2026, 20:08 WIB
Review Drama: Teach You a Lesson, Drama Korea Terbaik Paruh Pertama 2026
Rabu / 10-06-2026, 20:06 WIB
Bintang Timnas Indonesia Bagikan Kabar Bahagia Percintaan Sepanjang 2026
Rabu / 10-06-2026, 20:06 WIB
Samsung Health Perbarui Fitur Kesehatan dengan Kecerdasan Buatan
Rabu / 10-06-2026, 20:04 WIB
Perbankan Syariah Optimistis Pembiayaan Emas Tetap Tumbuh Positif
Rabu / 10-06-2026, 20:01 WIB
Reliance dan Meta Bangun Pusat Data 168 MW di Gujarat
Rabu / 10-06-2026, 19:56 WIB






