Mengonsumsi daging olahan secara berlebihan dapat menyebabkan peradangan kronis. Pola makan yang memicu peradangan mengurangi kemampuan tubuh memperbaiki sel-sel rusak di mulut.

Pola makan buruk juga mengubah bakteri alami di mulut. Mulut memiliki lebih dari 700 spesies bakteri yang membantu menjaga kesehatan.

Ketidakseimbangan bakteri (disbiosis) dapat memicu peradangan dan perubahan terkait penyakit.

Gejala dan Pencegahan Kanker Mulut

Gejala kanker mulut sering terlambat dideteksi. Ammar Sukari, M.

D.

, ahli onkologi dari Barbara Ann Karmanos Cancer Institute, menyarankan segera mencari pertolongan medis jika mengalami sariawan tak kunjung sembuh, bercak merah atau putih di mulut, kehilangan gigi mendadak, benjolan di bibir atau gusi, serta nyeri atau mati rasa yang tidak jelas.

>>> Bapanas Ajukan Anggaran Rp17,84 Triliun untuk Program Pangan 2027

Untuk mengurangi risiko, perbanyak konsumsi buah dan sayur segar, hindari makanan ultra-proses, dan rutin periksa gigi. Deteksi dini menjadi kunci penting meningkatkan peluang kesembuhan.